Monthly Archives: April 2024

SESI 3 MEKANISME AKREDITASI

Nah sekarang kita masuk ke Sesi 3 yaitu tahapan akreditasi

Ini tahapan akreditasi adalah hal-hal yang kita lakukan nih, sebagai asesor apa aja sih yang harus dilakukan kita lihat ya di sini ada beberapa tahapan ada empat di sini mulai dari tahapan KPA.  KPA adalah kondisi atau proses atau tahapan saat asesor menilai dokumen, nah apa yang dinilai dilihat kesesuaiannya kebenaran datanya konsistensinya keterhubungannya antara satu butir dengan butir yang lain dilihat,  Jadi bukan per butirnya aja ya tapi lihat sinkronisasinya misal kurikulumnya sudah menggunakan kurikulum belum dilampirkannya KOSP tapi perencanaannya masih menggunakan perencanaan kurikulum 2013, Nah itu kan berarti enggak nyambung yang dilampirkannya misalkan masih program semester mingguan harian berarti ituh enggak nyambung tuh perlu dikonfirmasi ke asesi sebenarnya nih asesi pakai kurikulum yang mana sih? pakai kurikulum 2013 atau kurikulum Merdeka? kalau ada pertanyaan Emang bolehnya pakai kurikulum yang mana?  Boleh! dua-duanya boleh pakai kurikulum 2013 boleh pakai kurikulum harus konsisten itu yang diharapkan gitu ya.

 Nah ini ada manualnya loh ya Nanti bapak ibu silakan dibaca manualnya meskipun dalam manual tersebut ada beberapa perubahan.  Jadi kita nih sebagai asesor kita juga harus mengupdate apa sih kebijakan-kebijakan baru dari pemerintah dulu saat 2021 ini masih mengacu ke kurikulum 2013 tetapi sekarang sudah banyak satuan Kulum Merdeka maka kita juga mengakomodir kalau mereka menyampaikan dokumennya kurikulum Merdeka maka asesor harus tahu kalau di kurikulum Merdeka dokumennya apa sih.   Boleh enggak? Boleh! tapi harus konsisten kalau kurikulum Merdeka kurikulum Merdeka semua kalau kurikulum 2013 kurikulum 2013 semuanya itu yang harus dipastikan.

Nah kemudian sekarang tahap selanjutnya tadi ya,    dulu ini KPA itu nilainya harus 60% kalau sekarang nilainya Engak harus 60% terus gimana dong? ya kita pakai cut off nanti ada dari BAN PDM-nya ya gitu sampai tanggal berapa nih nih diberi kesempatan untuk memenuhi gitu nah Setelah itu kita lanjutkan visitasi PAUD visitasi untuk PAUD itu dilakukan 1 hari nah oleh dua orang asesor. Kenapa oleh dua orang asesor agar penilaiannya betul-betul mencerminkan performance lembaga dan terhindar dari subjektivitas.  Lalu menilainya kapan? asesor PAUD datang sebelum anak PAUD datang jadi jam berapa Jam sudah diatuan PAUD ya ngapain? lihat gurunya menata lingkungan mainnya lihat gurunya mulai dari nyambut anaknya jadi ketika datang menjadi asesor PAUD datanglah sebelum anak datang .   Gitu ya kemudian teknik pengalihan datanya Bagaimana menggunakan triangulasi data dan di sini harapannya asesor mengumpulkan data memberikan catatan melampirkan bukti yang lengkap.   Nah jadi ketika asesor jadi asesor PAUD tentu saja kita melihatkan saat itu nya Seperti apa mungkin ada dokumen-dokumen yang kita ambil karena enggak mungkin semua butir bisa kita lihat di hari itu jadi tentu saja ada dokumen-dokumen juga yang kita ambil ya.   Nah ini kita simpan, jadi asesor itu jangan ceklis ceklis aja banyakannya kemarin masih kita temukan nih asesor masih nyeklisnyyeklis aja tapi enggak ada bukti lampirannya.  nah itu yang harapannya ke depan diperbaiki kalau di ceklis ada enggak buktinya? mana bukti itu? diceklis ataupun tidak diceklis apa alasannya atau mungkin ada buktinya Kenapa tidak di ceklis misal kayak misalkan ee ada sih kegiatan untuk menstimulasi keaksaraan misalkan,   tapi kegiatannya itu justru mendrilling anak Nah justru malah didriling kegiatannya tidak sesuai dengan prinsip di PAUD.   Nah itu dilampirkan buktinya tapi disilang itu boleh gitu ya,  jadi Kita melampirkan selanjutnya adalah proses validasi validasi itu memastikan penilaian visitasi sesuai ketentuan jadi ada asesor visitasi ada asesor validasi asesor validasi tidak boleh yang visitasi.  Tetapi asesor KPA disarankan yang melakukan visitasi gitu ya jadi asesor KPA salah satunya yang juga visitasi kenapa? Salah satunya yang menilai KPA agar utuh melihatnya antara dokumen dengan performance.   

Nah asesor validasi di sini ketika melaksanakan itu harus melihat nih melihat hasil KPA melihat hasil visitasi gitu melihat dokumen-dokumennya melihat catatan asesornya gitu ya dan kita juga ketika menjadi asesor validasi Harus melihat butir itu secara secara utuh. Itu yang harus dipastikan nah  nanti kan suka ada banding juga nih asesor validasi nih biasanya yang dikonfirmasi.  Nah terakhir adalah penetapan status itu penetapan statusnya tentu saja di pusat ya,  Nah satu hal yang ingin kami Ingatkan ketika asesor validasi itu membuat PHA penjelasan hasil akreditasiM  harapannya ini betul-betul dilakukan.   Kenapa harapannya betul-betul dilakukan karena ini akan menjadi patokan bagi satuan untuk meningkatkan kualitasnya patokan bagi dinas pendidikan untuk melakukan pembinaan.  Nah inilah yang kita harapkan hasil akreditasi itu bukan hanya nilai A B C atau TT,  tetapi ada tindak lanjutnya dari hasil akreditasi yaitu dari PHA penjelasan hasil akreditasi

Demikian Bapak Ibu mudah-mudahan penjelasan singkat tentang mekanisme akreditasi PAUD itu memberikan gambaran seperti apa sih mekanisme akreditasi di tahun 2024 dan kita bisa menjalankannya secara berkualitas tercapai target kita dan kita bisa memberikan yang terbaik untuk asesi sehingga akreditasi ini bisa meningkatkan kualitas assi dan juga menjadi rekomendasi bagi SSI Apa sih yang harus ditingkatkan oleh asesi Bagaimana caranya melalui hasil akreditasi

SESI 2 MEKANISME AKREDITASI PAUD 2024

Bapak Ibu setelah tadi kita di sesi pertama bicara tentang bagaimana mekanisme akreditasi PAUD tahun 2024 ini dilakukan?  maka kita akan bicara tentang mekanismenya seperti apa sih secara teknisnya?  Bagaimana landasan-landasan tadi mekanisme yang selama ini telah terjadi.   Mari kita bahas Bersama,  Bapak Ibu Mari kita lihat di siniak bahwa dulu pemilihan asesi di ban PAUD dan PNF sebelumnya untuk satuan PAUD mengajukan.   Nah sekarang tidak mengajukan tadi kita bahas di sebelumnya di sesi pertama,  bahwa kita tetapkan di sini satuannya.  Jadi bukan lagi pemilihan asesi di sini bukan mengaju tetapi ditetapkan ini mungkin menjadi pengetahuan juga yang baru ya buat baik buat anggota BAN Provinsi maupun untuk asesor jadi sekali lagi pemilihan asesinya ditetapkan oleh ban PDM By name and address tadi sasarannya adalah yang belum diakreditasi atau yang diakreditasi antara tahun 2008 sampai 2017 itu sasarannya.   Nah tentu saja sasaran nya ini yang memiliki NPSN ya yang sudah kita klining juga datanya bahwa dia aktif di dalam dapodiknya.  

Nah kemudian mereka diharapkan itu memenuhi persyaratan jadi di instrumen BAN PAUD itu sebelumnya yang BAN PAUD PNF itu instrumen itu ada dua ada penilaian prasyarat akreditasi PPA dan ada juga IPV Instrumen penilaian visitasi.  Nah untuk tahap pertama ini sifatnya complience jadi penilaian prasyarat akreditasi itu satuan PAUD datanya di sini ke sispena.  Apa aja yang diinput mulai dari mengisi permohonan kemudian mengisi syarat umum dan syarat khusus kemudian mengisi PPA PPA ini instrumennya ya nanti nanti kita akan bahas di Sesi selanjutnya apa sih isinya PPA apa sih isinya syarat umum syarat khusus?  nanti di sesi terkait dengan instrumen akan kita bahas kemudian mereka juga harus mengunggah. 

Nah kita lihat nih di sini kemudian setelah asesor ini biasanya saat mengisi PPA itu di dalam sispena itu ada kotak komunikasi antara asesor dan asesi, sehingga kalau ada yang belum terpenuhi itu kita lakukan Komunikasi untuk dia memenuhi dulu ini harus memenuhi nih .  Nah dengan ada kebijakan tadi bahwa semua satuan harus diakreditasi bukan yang hanya yang siap saja kalau dulu bedanya karena pengajuan yang tapi kalau sekarang karena ini penetapan maka bukan hanya yang siap saja yang ditetapkanlah yang harus diakreditasi.  Kemudian ada pertanyaan Bagaimana nih kalau enggak memenuhi syarat umum enggak memenuhi syarat khusus tetap dilanjutkan.  Kemudian mengisi PPA di sini mengisi PPA tuh dicek nanti oleh asesor kita lihat pada ini namanya klasifikasi permohonan akreditasi disassesment ya,  melihatnya ini adalah dokumen-dokumen Makanya kalau PPA itu disebutnya Complience gitu nah klasifikasi PPA ini betul-betul melihat dokumen-dokumen.   Nah di sini asesor mengecek kesesuaiannya sesuai enggak sih dokumen yang diminta?  dilihat dan diverifikasi kesesuaiannya sesuai enggak dengan yang diminta harus dilampirkannya?  apa asesi di sini kalau ada asesi yang belum memenuhi atau belum sesuai silakan menghubungi asesi agar melengkapi dokumen yang sesuai dengan tuntutan indikator lalu kita asesor melakukan Penilaian penilaian semua indikator terhadap 8 standar nah ini PPA ini acuannya 8 standar ya dan nilainya minimal untuk lolos itu 6. 

Nah di sini makanya nya ada yang tidak layak ada yang layak nah ini antara mekanisme kebijakan di tahun 2023 dengan kebijakan di tahun 2024.  Di tahun 2023 Jika ada yang tidak memenuhi syarat umum syarat khusus nilai KPA-nya 60% maka dikembalikan kepada asesi asesi harus memenuhi tetapi dengan ada kebijakan bahwa semua satuan wajib diakreditasi dan kita harus ingat juga nih pesen pak ketua,  bahwa BAN Provinsi itu jangan takut kalau ada asesi yang tidak terakreditasi justru kita harus menilai sesuai dengan fakta yang ada di lapangan fakta yang ada di lapangan itu apa sih ya kalau kita menemukan asesi yang tidak memenuhi syarat umum syarat khusus tidak memenuhi KPA kita tetap lanjutkan meski mungkin tidak terakreditasi ya karena tidak memenuhi sebetulnya syarat Di sini tetapi kenapa sih dilanjutkan kan? uang negara habis nah ini yang harus kita pahami bersama dilanjutkan untuk kita melihat Bagaimana kualitas satuan itu kemudian memberikan rekomendasi tentang status atau kualitas satuan tersebut dan kita berikan kepada yang berwenang kepada pihak-pihak yang terlibat siapa mulai dari satuan pendidikannya Dinas Pendidikan atau kemenang agar dilakukan peningkatan kualitas harapannya apa harapannya setelah akreditasi itu kualitasnya semakin meningkat. 

Nah ini mungkin ya yang ada berbedanya jadi antara sekali lagi syarat umum syarat khusus kemudian PPA yang tidak sesuai ini yang tidak layaknya nih sekarang dihilangkan jadi langsung masuk ke sini ke penilaian visitasi, itu mungkin yang yang berbeda antara 2023 dengan 2024.   Jadi semua yang sudah ditetapkan oleh ban PDM semuanya dilakukan proses akreditasinya mulai dari pengisian PPA kemudian diperiksa dalam klasifikasi permohonan akreditasi secara dokumen lalu dilakukan penilaian visitasi menggunakan instrumen penilaian visitasi,  ini dilakukan oleh dua orang asesor yang dilihat saat visitasi performancenya.  Nah ini asesor Membuat catatan tentang kinerja satuan kemudian setelah itu dilakukan validasi dan verifikasi validasi oleh asesor validasi kemudian ini diverifikasi juga oleh asesor,  Kemudian juga kita memberikan pembuatan penjelasan hasil akreditasi lalu baru ditetapkan status akreditasinya nah ini ada sertifikatnya nanti.  

Jadi sekali lagi seluruh asesi yang oleh BAN PDM baik tadi yang memenuhi syarat umum sarat khusus baik memenuhi lolos 60% KPA ataupun tidak tetap semuanya apa ya mengikuti seluruh tahapan jadi mulai PPA KPA visitasi validasi sampai diterbitkannya sertifikat itulah yang berbeda antara 2023 dengan 2024.  Jadi asesinya sudah ditetapkan yang sudah ditetapkan juga sasarannya itu tetap dilakukan proses akreditasinya.   Nah ini mungkin mohon dipahami oleh ban provinsi dan seluruh asesor Nah Bapak Ibu tadi Apa sih sebenarnya syarat umumnya syarat umum memiliki NPSN karena kita mengeceknya menggunakan NPSN.   Kemudian ada izin operasional juga ya harus memutahirkan data karena ada beberapa yang kita ambil dari data Dapodik ataupun Emis kemudian juga mengajukan permohonan akreditasi,  ini adalah persyaratan umumnya. Kemudian Apa persyaratan khusus untuk Paud? nah ini juga menjadi pertanyaan ketika jumlah pendidik peserta didik minimal 10 anak Teranyata ketika ditetapkan anaknya enggak 10, anaknya cuman 4,  anaknya cuman 3,  Apakah kita tetap dilanjutkan proses akreditasinya?  tetap baik yang memenuhi syarat umum.  Nah ini seperti misalkan di syarat umum izinnya ini sedang dalam proses ya tetap kita lanjutkan ya proses akreditasinya.  Demikian pula di syarat umum kalau misalkan dia Anaknya cuman 3, cuman 4, Apakah tetap dilanjutkan proses akreditasinya tetap dilanjutkan atau misalkan ini kepala satuan dilanjutkan enggak tetap dilanjutkan atau pendidiknya di sini belum pernah nih yang dilatih gitu ya tetap juga dilanjutkan.  Ini memiliki kurikulum Kalau dulu kan KTSP ya waktu kurikulum 2013 Nah sekarang kalau yang menggunakan kurikulum Merdeka boleh menggunak akan kurikulum operasional satuan pendidikan atau KOSP ya itu boleh jadi kita menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah saat ini.  Jadi sekali lagi baik syarat umum maupun syarat khusus Meskipun tidak memenuhi saat ini lanjut ke proses akreditasi selanjutnya yaitu ke proses visitasi dan validasi.

Nah Bapak Ibu pada kebijakan tahun 2024 sekali lagi sesuai dengan permendikbudristek 38 tahun 2023 tentang akreditasi ini karena wajib mengajukan akreditasi paling lambat 1 tahun maka seluruh satuan yang telah ditetapkan sasaran akreditasinya baik memenuhi atau tidak persyaratan umum dan persyaratan khusus tetap dilakukan proses akreditasi sampai akhir.   Demikian pula tidak mengisi PPA atau yang ngisi PPA-nya tidak sampai batas minimal tadi kan 60% Ya itu juga tetap dilanjutkan proses akreditasinya sampai dengan akhir.  Bapak Ibu untuk satuan yang telah ditetapkan oleh BAN PDM itu kita lanjutkan proses akreditasinya sampai akhir baik dia memenuhi ataupun tidak memenuhi syarat umum syarat khusus nilai PPA tetap di proses visitasinya diproses validasinya sampai penetapan.  Nah itu mungkin mudah-mudahan bisa dipahami ya oleh kita semuanya sehingga kita nanti enggak ada lagi pertanyaan ini anaknya cuman tiga gimana nih Ini pendidiknya belum dilatih gimana nih tetap kita lanjutkan demikian untuk mekanismenya

SESI 1 MEKANISME AKREDITASI

Mekanisme akreditasi PAUD tahun ini ada banyak sekali perubahan kebijakan tentunya,  kita harus memahami baik kita sebagai BAN Provinsi,  asesor PAUD yang tadinya berasal dari BAN PAUD dan PNF ataupun asesor SM yang tadinya berasal dari BAN SM.   Nah kita semua sekarang menyatukan pandangan menyatukan pikiran bagaimana sih sebetulnya mekanisme akreditasi PAUD tahun 2024.  Sebagai landasannya kita akan mengacu kepada permendik butristek 38 tahun 2023 tentang akreditasi Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Untuk itu Mari kita sama-sama simak seperti apa sih mekanisme akreditasi PAUD tahun 2024.

Ada tiga sesi ketika kita sekarang akan melihat bagaimana mekanisme akreditasi PAUD di tahun 2024. Sesi pertama tentang landasan pelaksanaan akreditasi PAUD tahun 2024 seperti tadi disampaikan bahwa landasan kita di tahun 2024 yaitu Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Ristek dan teknologi nomor 38 tahun 2023 tentang akreditasi Pendidikan Anak Usia Dini,  Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Nah Bapak Ibu seperti yang kita ketahui akreditasi adalah kegiatan penilaian untuk menentukan kelayakan satuan dan atau program pendidikan kesetaraan berdasarkan penilaian mutu layanan Pendidikan.   Berarti sasaran kita tahun ini adalah satuan dan atau program pendidikan dilihatnya tentu saja dari mutu layanan Pendidikan.  Nah di sini disampaikan pada BAB II disampaikan bahwa akreditasi dilakukan juga terhadap satuan pendidikan anak usia dini.  Satuan pendidikan anak usia dininya yang mana? yaitu Taman kanak-kanak raudatulal,  kelompok bermain,  Taman penitipan anak, Taman kanak-kanak luar biasa,  dan bentuk lain yang sederajat.   Nah itulah yang akan menjadi sasaran kita di tahun 2024 ini,  jadi boleh enggak namanya macam-macam nih yang keagamaan ada banyak macam-macam Namanya?  boleh !  yang penting memiliki NPSN,  karena beberapa juga enggak hanya namanya TK, ada juga seminari gitu mungkin untuk teman-teman kita kemudian dari agama lain dari agama Hindu juga ada punya istilah sendiri jadi boleh Enggak?   Boleh!  Selama memiliki NPSN.

Jadi itu ya,  jika bapak ibu ditanya nih punya enggak NPSN-nya? Punya! maka boleh juga diakreditasi.   Nah kita ingat sekarang sebagai kebijakan yang baru jadi akreditasi pertama kali itu dilakukan untuk satuan pendidikan tadi PAUD itu dianggap sebagai satuan Pendidikan.   Kapan akreditasi pertama kalinya sekarang akreditasi berdasarkan permendikbudristek 38 ini sifatnya wajib ini sesuai dengan pasal 8 ayat 2 bahwa satuan pendidikan dan atau program pendidikan kesetaraan baru sebagaimana dimaksud pada ayat 1 huruf a wajib mengajukan akreditasi untuk pertama kali kepada BAN paling lambat 2 tahun setelah mendapatkan izin pendirian.

Nah Ternyata harus 2 tahun loh sekarang sudah harus terakreditasi kondisinya. Banyak PAUD kita sekitar 25% itu belum terakreditasi.  Nah ini kondisi yang ada saat ini sehingga bagaimana nih yang belum diakreditasi wajib mengajukan akreditasi bahkan di ayat 3 disampaikan di sini yang telah mendapatkan izin pendirian lebih dari du tahun wajib mengajukan akreditasi.  Sehingga sekarang kita pahami bersama bahwa akreditasi itu meskipun untuk satuan PAUD itu wajib dilakukan akreditasi kalau izin pendiriannya telah dikeluarkan,  waktunya kapan?  paling lambat 2 tahun ini yang mungkin akan merubah dari PAUD.

Bapak Ibu yang berbahagia, Di sini kita lihat bahwa mekanisme dan instrumen akreditasi untuk PAUD memang berlakunya itu kita masih menggunakan yang tahun 2023 ya,  yang sama yang tahun lalu tetapi ada beberapa kebijakan-kebijakan yang akan kita jalankan,  meskipun yang lama yang masih ditetapkan di tahun 2021,  meskipun juga ada beberapa mekanisme dalam sispenanya yang lama,  tetapi ada beberapa kebijakan yang Kita sesuaikan.  Nah inilah yang harus kita pahami Bersama,  bahwa tahapan-tahapannya memang sama,  tetapi penentuan asesinya berbeda kemudian kalau dulu di satuan PAUD itu tidak diwajibkan sekarang diwajibkan,  Nah yang harus kita pahami bersama adalah bahwa instrumennya masih menggunakan instrumen akreditasi tahun 2021.   Kenapa? karena berdasarkan peraturan menteri instrumen PAUD itu boleh loh  nanti yang barunya di 31 Desember 2025 meskipun kita berharap tahun depan di Januari itu sudah menggunakan instrumen yang baru.

 Baik sekarang kita lihat nih di sini,   kita melihat di sini bahwa pada saat peraturan ini diberlakukan baik satuan Pendidikan,   termasuk di dalamnya adalah PAUD yang telah mendapatkan izin pendirian lebih dari 2 tahun sebelum peraturan menteri ini berlaku maka wajib mengajukan akreditasi paling lambat 1 tahun terhitung sejak tanggal peraturan ini diundangkan.   Nah inilah yang juga harus menjadi pengetahuan kita Bersama,  bahwa satuan-satuan PAUD yang belum diakreditasi kalau kita melihat Aturan ini maka sekarang wajib  diakreditasi paling lambat bahkan 1 tahun. Itu harapannya kita baik BAN PDM, asesor ini kalau ada yang tanya atau mungkin dengan dinas pendidikan dengan organisasi Mitra diberikan pemahaman Kenapa sih satuan PAUD yang di kampung-kampung harus diakreditasi?  ini ada aturannya dan izin pendiriannya maka dia harus dilakukan akreditasi maksimal 1 tahun terhitung sejak peraturan dikeluarkan.  Artinya tahun ini harapannya selesai semua, meskipun nanti tahun depan bisa jadi nih masih ada yang belum diakreditasi karena sasaran kita banyak. 

Sementara tahun ini kita hanya punya sekitar 40.000an itu mungkin yang menjadi landasan kita semuanya dan itu yang akan merubah mekanisme di tahun 2023 dan bedanya di tahun 24.   Nah Bapak Ibu ini juga menjadi pengetahuan kita bersama bahwa jumlah populasi aktif PAUD itu sekitar 203.355 satuan PAUD.  Dan sampai tahun ini tahun 2023,  baru 149.212 artinya baru 73,38%. kita masih punya PR 25,45% satuan PAUD belum terakreditasi,  sehingga untuk tahun 2024 ini prioritasnya adalah yang belum terakreditasi.  Biasanya suka ditanyain nih ada satuan yang mau ngajuin reakreditasi Gimana caranya? dilihat dulu reakreditasinya itu di provinsi mana gitu kan.  Apalagi sekarang kita seluruh data yang menjadi sasaran akreditasi itu ditetapkan oleh pusat kami memiliki data by name by address terkait sasaran yang belum Diakreditasi hanya pada beberapa provinsi tertentu yang sudah habis sasaran akreditasinya seperti Gorontalo, Bali, Kaltara, dan Babel itu diizinkan untuk reakreditasi yang diizinkan itu sebelum tahun 2018 gitu kan,  jadi yang masih menggunakan Borang belum menggunakan sispena.   Nah ini datanya ditetapkan oleh BAN PDM sehingga nanti BAN Provinsi Bapak Ibu yang sebagai ketua sekretaris di BAN Provinsi Bapak Ibu sebagai asesor itu paham kenapa sih sekarang kok datanya sudah ditentukan sama BAN PDM,  nah ini berdasarkan data yang aktif di Dapodik ini satuan satuan mana yang belum terakreditasi.  Nah itu sebagai sasaran kita ketika kita melakukan mekanisme akreditasi di tahun 2024

POLA PIKIR DAN ETIKA ASESOR BAN PDM

Apa sih bedanya apa etika, kode etik, etiket?

Etika, etiket, kode etik, seringkali menjadi tercampur,  itu sebenarnya ada dalam satu kesatuan kalau kita sebagai manusia kan tujuan kita hidup baik. Baik itu berarti benar, jujur sebagai makhluk sosial memberi manfaat apapun tugas tanggung jawab kita.  Nah karena kita ada dalam lembaga lalu ada kode etik, ada peraturannya.  Etiket itu kan peraturannya untuk baik dan benar kan dalam konteks.   Guru,  pegawai itu ada kode etiknya tersendiri makanya itu kode etik,   sementara etiket itu adalah tata cara sopan santun walaupun benar sebagai manusia apalagi manusia timur, kita punya sopan santun.   Nah itu ketiganya menjadi satu kalau kita mau menjadi orang baik dan benar ketiga-tiganya ada,  yaitu berperilaku baik, benar, jujur, tata cara sopan santun yang baik dan benar lalu ada aturan karena kita hidup dalam lembaga ataupun juga sebenarnya masyarakat punya aturan baik tertulis atau tidak tertulis.

Kalau kalau hubungannya sama integritas dengan etika dan etik itu gimana?  Kalau orang itu beretika itu berarti berintegritas,  artinya integritas itu kan kesatuan masing-masing komponen.  Saya ber perilaku sopan santun terhadap masyarakat,  tapi sopan santun itu bukan kamuflase karena mengalir dari sebuah values nilai, jadi jujur, baik, benar bermanfaat kemudian dalam lembaga berintegritas berarti saya sesuai dengan aturan, tempat melaksanakan aturan secara optimal, itu namanya berinegritas.

Apakah berarti orang yang gak berintegritas berarti tidak mempunyai kesantunan begitu?  sekedar kesantunan tidak,  karena kesantunan itulah bagian dari bagaimana mengekspresikan kita tidak bisa mengukur orang dari hanya sisi kesantunan,  tapi yang paling mendasar adalah jujur, di mana pun kita hidup kalau berintegritas berarti jujur,  dan jujur itu dilengkapi dengan benar sesuai dengan aturan tadi, lalu dilaksanakan dalam perilaku yang terus-menerus itu berintegritas.  

Jadi integritas merupakan paduan dari kejujuran, keterbukaan, transparansi, dan lain-lain itu jadi dalam satu kemasan yang namanya integritas?   betul karena kalau kita berperilaku jujur, benar, harus dipertanggung pertanggungjawaban secara public.  Nah itu kan berintegritas karena kita dalam lembaga dengan masyarakat pertanggungjawabannya secara publik tapi pertanggungjawaban secara publik tadi ada ada motivasi values-nya kan jujur dan benar.

Pada prinsipnya ketika kita bertugas ada aturan di dalamnya dan kita mengikuti aturan,  taat kepada aturan karena Aturan itu dibuat untuk membuat kita mengikuti arah pada saat kita bertugas,  jadi artinya kalau kita tidak mengikuti aturan Artinya kita tidak ingin menjalankan tugas itu dengan baik dan ber tanggung jawab.   Kalau kita sebagai asesor kan kita sudah punya kode etik atau peraturan, peraturan itu ruang lingkup di mana kita bekerja jadi untuk semua.  Berarti semua orang bisa saling membantu saling mengukur,  karena itu dia ada peraturannya melakukan peraturan secara tepat benar dengan hati yang jujur menjalankan tugas-tugas secara bertanggung jawab keterbukaan untuk menerima kritik itu salah apa sebagai satu kesatuan orang berintegritas dalam melaksanakan tugas sebagai anggota BAN.

Kalau yang melanggar integritas yang kayak apa melanggar integritas dengan mudah bisa diberi contoh kalau tidak melakukan aturan berarti sudah berjanji mau melaksanakan tugas ini kok tidak melakukan tugas,   1)  tidak menepati janji kita itu sudah melanggar integritas,  2) melanggar kejujuran mudah kan contohnya banyak,  lalu kita bisa dibeli lah disuap itu kan melanggar kejujuran dan itu bertentangan dengan nilai-nilai edukatif yang akan kita sampaikan kepada banyak orang melanggar nilai etika. 

Jadi definisi integritas adalah satunya niat pikiran perkataan dan perbuatan yang baik dan benar di mana pun kita berada, dalam situasi apapun bersama orang lain atau sendirian dan bisa dipertanggungjawabkan kebaikan dan kebenaran itu.   Karena ini dunia pendidikan ya,  jadi aturan saja belum cukup yaitu sudah sudah memenuhi syarat, tetapi itu baru tarap minimal aturan maka karena pendidik ya ada nilai lain ya nilai yang mengalir dari hati nuraninya maka kejernian hati tetap penting.  

Jadi orang-orang yang punya integritas itu tadi  tepat janji, jujur apa adanya,  informasinya apaadanya, informasinya benar bertanggung jawab sesuai aturan kalau lagi melakukan asesment ikut aturan.  kalau negatif-natif segala hal yang bertentangan dengan aturan ya tidak menepati janji melakukan tugas secara tidak bertanggung jawab memanipulasi data kemudian tidak jujur dalam melaksanakan tugas menerima suap kemudian seharusnya itu bertindak jujur adil dan benar tetapi memar up nilai itu kan yang segala hal yang terkait dengan itu lalu tidak berintegritas.   Tapi pernah ada kasus yang dia ditawarin sama sekolah itu gimana Iya kalau misalnya seperti yang tadi disampaikan tapi sekolah yang nawarin gitu tuh gimana ya.  Kalau kita berintegritas dengan tadi dengan etiket yang baik sopan ya menjawab mohon maaf Aturan ini jelas pernah membaca Aturan ini kami sebagai asesor sebagai anggota ban menaati aturan ini selain kita itu pendidik ya kita perlua bertanggung jawab terhadap tugas kita ini untuk anak-anak bangsa menjawab dengan sopan dan dengan baik.   

Untuk punya keberanian ngomong gitu tuh apa yang diperlukan? misalnya Oh ini sudah kami siapkan hotelnya udah oleh-olehnya apa Nah itu apa dalam pikiran dan perasaan seorang asesor sehingga dia mampu menolak itu ya paling mudah itu kalau kita punya aturan ya peraturannya kode etiknya sudah ada kan kita punya jadi anggota BAN atau asesor sudah ada punya peraturannya,  tinggal menyodorkan itu paling mudah karena dengan demikian peraturan tadi menjadi ruang lingkup bekerja Bersama.   Kalau  ditambahkan yang lain misalnya ya saya kita itu sebagai orang beriman Jangan sampailah melakukan hal-hal yang tidak terpuji itu sudah nilai lain tetapi paling mudah itu dengan aturan tadi ini loh aturannya at kami tidak boleh melakukan itu karena harus menjunjung tinggi kejujuran kebenaran dan kebaikan.

Kesimpulan, Saya kira orang-orang pintar ini sudah bisa menyimpulkan bahwa beretika itu berarti memuat values nilai yang diperjuangkan nilai yang baik yang benar yang jujur.   Dua kebiasaan ini perlu pembiasaan, kalau orang tidak memiliki kebiasaan itu ya berat maka ada corps ada kebersamaan yang didukung aturan aturan ini membantu sekali loh karena Aturan itu membuat kita punya rambu-rambu kok ruang lingkup yang jelas tetapi juga punya Corps bersama teman-teman yang lain yang bisa saling mengingatkan kita punya aturan loh Itu yang membantu kita dengan demikian kalau mau beretika ya Salah satu cara yang yang paling mudah mengikuti aturan itu tuntutan minimal yang lain-lain tadi motivasi-motivasi Luhur itu sebagai pend ung lalu membiasakan terusmenerus dan ada kontrol Kalau tidak ada kontrol kita mudah sekali sebagai manusia itu masuk dalam godaan-godaan itu tadi oke.

SESI 3 PAUD BERKUALITAS

Selamat datang di materi sesi ketiga tentang memahami ciri PAUD berkualitas

Seperti pada sesi 1 dan 2 sudah kita bahas tentang sebenarnya apa sih PAUD yang berkualitas itu?

Kita ingin menghadirkan sebuah PAUD yang menjunjung tinggi hal yang paling dibutuhkan anak untuk belajar di dalam PAUD berkualitas.  Ada dua hal yang ingin saya sampaikan kepada teman-teman asesor yaitu harus tercermin bagaimana anak-anak belajar dengan senang.  Artinya bahwa di dalam proses pembangunan anak tidak boleh mengalami trauma atau ketidaknyamanan dalam belajar, sehingga dalam menyampaikan stimulasi guru guru harus grow mindset artinya positive thinking dan juga berbicara positif.  Jadi dengan begitu Ketika teman-teman nanti visitasi kesekolah di PAUD kita bisa cek bagaimana cara orang-orang dewasa di sekitar PAUD tersebut atau guru-guru pendamping juga penyelenggara sekolah menyampaikan pendapatnya dan berbicara ketika mereka mempunyai bicara positif yang baik. 

Maka sesungguhnya mereka sudah masuk kepada fase mengerti dalam menyelenggarakan berkualitas yang kedua adalah lear with me artinya segala bentuk stimulasi atau pembelajaran yang dirancang di PAUD harus memiliki Ar, maksudnya guru yang mendampingi anak harus terus-menerus memberikan pijakan serta menjelaskan segala konsep yang ingin mereka berikan pada anak.  Oleh karena itu guru-gurunya tentu harus canggih atau mampu terus belajar merancang sesuai dengan kebutuhan anak di kelasnya yang bermacam-macam atau pada tahapan yang berbeda-beda.

Kembali lagi kita tekankan tentang elemen pertama dalam PAUD berkualitas tentang kualitas proses pembelajaran di sini terdapat kurikulum terdapat pilihan pendekatan pelajaran Ataupun pendekatan pembelajaran tentunya telah mendapatkan latihan atau melampaui sebuah uji coba ilmiah yang baik.  Jadi ketika sebuah PAUD melaksanakan atau memilih salah satu pendekatan pembelajaran, inti utama yang harus kita perhatikan sebagai asesor adalah bagaimana guru melaksanakan pendekatan pembelajaran itu dengan benar dan bagaimana pendekatan pembelajaran tersebut dapat dihadirkan sesuai dengan aturan atau cara yang terbaik yang diberikan atau yang yang diaturkan di dalam pendekatan Pelajaran.  Contoh jika kita memilih salah satu pendekatan pembelajaran contoh saja sentra,  maka sentra yang baik adalah sentra yang seluruh penyelenggaraannya mengikuti aturan-aturan pada saat menahan sentra.  Contoh pendekatan pembelajaran mantesori maka seluruh rangkaian stimulasi yang diberikan pada anak juga mengikuti aturan dan mengikuti cara dari pendekatan pembelajaran Sentral. 

Intinya adalah pendekatan pembelajaran secanggih apapun tidak akan memberikan makna jika orang dewasa yang mendampingi atau guru utama tidak bisa mewujudkan lingkungan pembelajaran yang benar di dalam setiap proses kualitas pembelajaran kita juga memperhatikan tujuan pembelajaran maka guru-guru harus mampu menyebutkan,  menunjukkan pada siapun juga yang hadir di Pendidikan Anak Usia Dini atau di satuan tersebut tentang tujuan setiap dari kelas atau kelompok belajarnya.  Jika mereka mampu menjawab dan menunjukkan apa saja tujuan pembelajaran pada setiap fasenya maka sesungguhnya mereka juga dapat dinilai sebagai guru-guru yang dapat rancang sendiri pembelajarannya.  Artinya banyak kita bisa melihat sekolah atau institusi pendidikan atau satuan pendidikan PAUD yang hanya copy paste atau ambil dari yang rancangan-rancang sekolah yang lain maka itu bisa kita cross check.  Ketika satuan pendidikan itu mampu gurunya mampu membangun proses pembelajaran sendiri, maka nanti kita selalu bisa cek bahwa seluruh rangkaian pembelajarannya merefleksikan anak-anak yang pada saat itu ada di kelasnya.  Artinya proses pembelajaran ini akan terus berkembang dan disesuaikan dengan kebutuhan anak.

Fokus utama dari proses pembelajaran ini adalah anak anak ada di tahapan apa di situlah seluruh proses pembelajaran di susun berikut dengan tujuannya ya pada proses ini juga guru-guru perlu mampu merefleksikan bagaimana caranya mereka menilai anak-anak di PAUD.  Artinya kepiawaian dari guru dalam menilai anak atau kalau di dunia PAUD kita disebutnya adalah membaca anak,  itu juga menunjukkan seberapa banyak mereka mengerti tentang teori PAUD dan mereka mengerti sekali tentang fase anak atau tahapan perkembangan anak dan bagaimana mereka menghadapi urgeny dari PAUD bermutu.  Artinya untuk mencapai PAUD bermutu atau Paud berkualitas guru-guru harus tahu persis tentang bagaimana cara melaksananya melaksanakannya. 

Jika itu bisa kita baca dari pada saat proses akreditasi maka sesungguhnya PAUD tersebut sedang berjalan menuju kualitas beberapa PAUD dengan setting lingkungan yang baik belum tentu sesungguhnya menstimulasi anak dengan tepat.   Contohnya seperti terdapat anak-anak yang bermain yang menggunakan berbagai bahan bekas maupun dari alam dari daun dan lain sebagainya,  di situ mereka mencoba untuk mengkreasikan menuangkan seluruh imajinasi dan menjadikan seluruh proses kerja hari itu atau pembelajaran hari itu  mempunyai makna pada saat mereka melakukan stimulasi.  Pada poin ini kita bisa melihat anak-anak bisa didampingi oleh guru dengan bertanya dengan memberikan pijakan pada saat main.

Mari kita lihat kedua gambar ini ya di sini kita bisa lihat bahwa anak-anak yang diberikan materi belajar yang luas berupa daun-daun dan tutup botol.   Cntohnya Ini ya, kita bisa melihat bahwa mereka mempunyai kemungkinan eksplorasi yang banyak mereka bisa belajar berhitung mereka bisa membuat karya atau membuat menuangkan imajinasi mereka dalam bentuk-bentuk tertentu di sini yang paling dibutuhkan adalah bagaimana guru-guru mampu mendampingi mereka ketika mereka bermain.  Sementara pada gambar anak yang sedang menulis di Lembar kerja ini menunjukkan bahwa mereka distimulasi dengan keterbatasan,  artinya hanya ada dua unsur saja di sini yang sedang mereka mainkan yaitu pensil dan kertas dengan gambar sementara di gambar yang satunya kita bisa melihat warna bisa melihat tekstur dan mereka main berkolaborasi atau bersama-sama di dalam satu lingkungan belajar atau satu setting meja belajar.

Di sini kita bisa melihat bahwa kegiatan yang di sebelah kiri atau yang anak-anak diberikan kesempatan bermain luas itu lebih baik dan daripada anak-anak dengan lembar kerja.  Jadi artinya teman-teman asesor kalau masih bisa menemukan lembar kerja di sebuah PAUD maka kita bisa membuat penilaian bahwa sekolah tersebut atau Paud tersebut perlu dipahamkan dan dibantu untuk bergerak ke PAUD berkualitas.  Nah mana kegiatan yang lebih mencerminkan belajar secara kontekstual ya Dari sini kita bisa melihat sekali lagi yang menggunakan LK atau lembar kerja dan pena itu terbatas dengan batas-batas kegiatan yang hanya ada di dalam kertas tersebut atau di Lembar kerja tersebut,  namun di gambar yang sesudahnya yaitu anak-anak main peran main pura-pura pergi ke pasar melihat berbagai macam warna sayur-mayur dan lain sebagainya ini dan berinteraksi, siapa yang berperan sebagai penjual Siapa yang berperan sebagai pembeli.  Ini memberikan banyak sekali stimulasi di otak mereka sehingga pada masa kegiatan belajar itu menjadi sesuatu momen yang baik buat mereka optimal perkembangan.

Nah elemen kedua dalam PAUD berkualitas kita bahas lagi tentang kemitraan dengan orang tua sebelumnya sudah di jelaskan pada sesi yang kedua,  bahwa kolaborasi dengan orang tua adalah sebuah keniscayaan bahkan proses akreditasi kita juga menjunjung tinggi poin ini.  Artinya sebuah sekolah yang bekerja sama dengan baik dengan orang tua maka dapat kita nyatakan sebagai sebuah sekolah atau sebuah satuan pendidikan anak usia dini yang sedang berjalan menuju kualitas kemitraan yang seperti apa yang dimaksud di sini bahwa kemitraan yang dimaksud di sini adalah memahamkan pada seluruh anggota komuniti di dalam satuan pendidikan baik guru bersama keluarganya maupun anak bersama keluarganya dan lingkungan di sekitar sekolahnya.  Bahwa sekolah sedang bersungguh-sungguh dalam memberikan stimulasi pada anak sehingga sebagai satuan pendidikan yang menuju kualitas dan menjunjung tinggi kualitas maka akan melibatkan orang tua melibatkan masyarakat di sekitar sekolah untuk bersama-sama terus-menerus menambahkan pengetahuan tentang bagaimana menjadi bagian dari perkembangan pendidikan anak.  Jadi tidak hanya orang tua yang dimaksud adalah orang tua kandung yang melahirkan anak-anak tersebut tapi siapun juga di dalam keluarga anak yang mempunyai akses terhadap anak juga merupakan bagian dari kemitraan dengan orang tua. 

Tidak jarang di Indonesia anak-anak dititipkan pada kakek dan neneknya atau pada Extended family atau keluarga di sekitarnya atau kerabat di sekitarnya,  artinya sekolah terus menerus menyampaikan kepada mereka tentang apa yang paling diperlukan anak untuk menjadi sukses untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat untuk mampu bersemangat dan terbuka cakrawalanya dan terus menerus mengembangkan diri di kemudian hari.  Sehingga ketika dipahamkan oleh seluruh orang tua dan juga masyarakat maka sekolah akan jauh lebih mudah dan terdukung dengan baik untuk dapat mencapai tujuan pembelajarannya jadi kemitraan dengan orang tua ini sangatlah esensial.  Berikut contoh kegiatan kemitraan dengan orang tua teman-teman bisa melihat secara langsung pada gambar-gambar ini semua.  Seperti contohnya pada gambar di kiri bawah ini kita bisa melihat sepasang suami istri ayah dan ibu bersama-sama duduk bersama guru pendamping pada saat menerima rapor contohnya atau guru terus menerus bertemu dengan kedua orang tua dan membicarakan secara serius tentang perkembangan anaknya.

Inilah salah satu upaya bahwa kemitraan bersama orang tua menjadi sesuatu yang sangat esensial,  guru tahu persis di mana tahapan murid-muridnya namun orang tua yang di rumah tidak tahu apa yang sesungguhnya mereka butuhkan untuk diberikan kepada anak-anak mereka, dalam artian dukungan stimulasi yang bermakna.   Contoh membacakan buku seperti pada gambar,  sekolah yang bermutu atau sekolah yang berkualitas akan mengajarkan kepada seluruh orang tua wali murid menyampaikan bahwa keaksaraan atau pengembangan literasi yang sangat penting untuk anak tidak hanya bisa dibangun di sekolah tapi terutama perlu dibangun di rumah.   Karena jumlah waktu anak bersama orang tua di rumah lebih panjang daripada ketika mereka berada di sekolah,  di sini kita bisa melihat keterlibatan orang tua dalam berbagai macam aktivitas ini tidak terbatas pada empat gambar ini.  Teman-teman semuanya silakan bereksplorasi di sana ketika sebuah sekolah mempunyai program-program yang baik bersama orang tua sama dengan mereka menuju kualitas.

Elemen ketiga dalam PAUD berkualitas adalah dukungan pemenuhan layanan esensial anak usia dini di luar pendidikaN.   Apakah satuan perlu memenuhi delapan indikator layanan esensial anak usia dini sendirian?  tidak ya pertanyaan yang di sebelah kanan ini tidak,  artinya kolaborasi sama seluruh layanan anak usia dini di luar sana merupakan bagian dari Network atau bagian dari lingkar kerja sama dari sekolah yang harus terus-menerus dipastikan oleh Kepala Sekolah oleh penyelenggara sekolah dan juga oleh guru sehingga secara holistik anak-anak mampu dijaga kesejahteraannya dijaga pembangunan otaknya dan yang terakhir adalah tercapai tujuan pendidikannya.

Nah berikut tujuan contoh kegiatan yang bisa merefleksikan tentang bagaimana menuju berkualitas itu salah satunya adalah memperhatikan aspek holistik integratif yaitu sama dengan pihak-pihak di luar sekolah,  ini teman-teman bisa mempelajarinya dan nanti juga akan ada video yang selalu bisa teman-teman putar kembali tentang apa sih itu PAUD berkualitas dan juga nanti bisa melihat pada buku-buku panduan yang telah disiapkan oleh Kementerian Pendidikan tentunya. 

Nah berikut adalah elemen keempat pada PAUD berkualitas di sini kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya bahwa pada PAUD berkualitas ketersediaan sarana- prasarana esensial itu tetap harus ada bagaimana mereka diletakkan dengan aman dan nyaman bagi anak untuk mempergunakannya juga harus menjadi focus.  Iklim aman yang dimaksud pada poin ini adalah secara fisik dan psikis artinya apa, bahwa ketika mereka di distimulasi di sekolah baik secara motorik maupun secara verbal dengan menggunakan bahasa semuanya memperhatikan kebutuhan untuk anak berkembang otaknya dengan optimal,  artinya tidak bisa anak diberikan sebuah rangkaian alat bermain yang canggih tetapi guru guru yang mendampinginya tidak bicara positif contohnya.   

Maka teman-teman asesor bisa memperhatikan poin ini,  jadi artinya nanti bisa dilihat apakah sebuah sekolah sedang berjalan menuju berkualitas atau merupakan PAUD yang berkualitas salah satunya adalah bagaimana mereka mampu menghadirkan iklim yang aman kemudian iklim inklusif seperti yang sudah saya bahas sebelumnya,  bahwa setiap anak membutuhkan kebutuhan atau fokus stimulasi sesuai dengan tahapan perkembangannya dan setiap anak melampaui perjalanan kehidupannya sejak lahir hingga berada di PAUD dengan berbagai macam kondisi yang berbeda.  Sehingga guru harus mampu mencatat dan menjaga bagaimana selanjutnya anak-anak terus bertumbuh dengan kesempatan yang sama namun disesuaikan kebutuhannya sesuai dengan kondisi setiap individu. 

Maka kalau guru-guru di PAUD biasanya menyiapkan rancangan pembelajaran untuk satu kelas maka di sekolah yang menjunjung tinggi iklim inklusif juga mempersiapkan RPP atau rancangan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap individu tentunya, bagaimana mempersiapkannya sesuai dengan kemampuan sumber daya guru yang bersangkutan kemudian adanya iklim partisipatif,  jadi artinya terdapat tiga sentra pendidikan guru-guru yang mampu mendidik tidak hanya guru di sekolah tapi paling utama adalah guru di rumah yaitu orang tua dan orang dewasa di sekitar anak di lingkungan rumahnya dan yang ketiga adalah Masyarakat, jadi artinya bagaimana PAUD berkolaborasi dan bergaul dengan masyarakat di sekitarnya itu juga menjadi poin penting bagi kita yang sedang membaca PAUD berkualitas.  Bagaimana mereka mampu meyakinkan dan mampu bersepakat dengan masyarakat di sekitarnya bahwa kami sedang mendidik anak-anak masa depan tolong bekerja sama dengan kami untuk menghadirkan hal itu contohnya adalah sebuah satuan pendidikan yang berada di depan jalan raya yang ramai contohnya,  bagaimana mereka bisa meletakkan tanda-tanda yang memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitarnya untuk berkendara lebih lambat, bagaimana Tetangga dari sekolah contohnya juga menghormati bahwa ada anak-anak yang sedang belajar di satuan tersebut sehingga mereka juga menjaga ketentraman juga menjaga keamanan serta menjaga visual-visual yang paling dibutuhkan oleh anak karena contoh kita tidak jarang akan mungkin harus melihat atau membaca PAUD yang berada di tengah-tengah lingkungan pasar contohnya

Tapi PAUD yang baik, mereka akan berbicara dengan sekitarnya dan meyakinkan bahwa kalian adalah bagian dari PR sentra pendidikan atau tiga sentra Pendidikan.  Artinya kita perlu berkolaborasi kita sedang membesarkan anak bangsa contohnya seperti itu,  kemudian pengelolaan sumber daya melalui perencanaan berbasis data artinya sumber daya yang seperti apa yang kita akan bahas di sini berbagai macam. jadi artinya bagaimana guru terus-menerus ditingkatkan kualitas pemahamannya tentang pendidikan anak PUAD ini bagaimana guru terus dilatih untuk dapat mendampingi anak-anak dengan verbal dan visual yang positif contohnya,  sehingga mereka nanti mampu merancang sebuah proses pembelajaran yang aman sebuah proses pembelajaran yang memperhatikan bacaan setiap tahapan perkembangan anak. 

Pada poin ini sumber daya manusia yang ada di sekolah atau guru sebagai sumber daya manusia di sekolah perlu dipahamkan tentang bagaimana kita merencanakan program yang benar,  tentunya teman-teman sesor kita melihat ini tidak hanya dokumen yang akan kita cek,  tetapi bagaimana guru-guru tersebut mempersiapkannya dan apakah itu sesuai dengan anak-anak yang ada berada di kelas saat itu sehingga seharusnya sebuah rancangan pembelajaran atau seluruh perencanaan dari pelaksanaan pendidikan anak usia dini yang berkualitas akan terus menerus berkembang dan berubah sesuai dengan fokus anak Pada tahapan pembelajaran dilaksanakan.  Jika ada yang copy paste, artinya yang dipakai untuk 2018 akan digunakan juga untuk di 2024, artinya kita mesti bertanya apakah betul Mereka melaksanakan pendidikan berkitas contohnya,  kemudian refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru artinya ketika proses asment pada anak atau proses penilaian pada anak anak dilakukan dengan seluruh kaidah yang benar maka guru akan terus-menerus dapat memperbaiki proses-proses yang terlewat.   

Seperti yang saya sampaikan tentang pentingnya urgensi PAUD berkualitas bahwa pada proses kita melaksanakan pembelajaran di PAUD sama dengan kita juga sedang mengupayakan berbagai macam hutang pengasuhan yang keliru dan jika itu terjadi maka kita akan cepat mengejarnya karena kita terus-menerus melakukan asesmen pada anak-anak yang berada di depan kita. 

Sebelum kita akhiri diskusi kita pada sesi ketiga ini Mari kita refleksi Apakah proses sebuah satuan pendidikan anak usinya Dini dalam menyediakan layanan PAUD berkualitas akan seragam nah ini akan bergantung kepada pemahaman kita terhadap seluruh rangkaian diskusi tentang PAUD berkualitas hari ini dan apakah penerapan dari PAUD berkualitas akan seragam antara ratusan ribu PAUD yang ada di Indonesia poin terpenting dari seluruh rangkaian diskusi kita adalah bahwa yang paling kita butuhkan adalah untuk mencapai PAUD berkualitas adalah adanya kesadaran bagi seluruh satuan pendidikan anak usia dini di Indonesia ini berikut dengan seluruh stakeholdernya bahwa kita semuanya jalan menuju kualitas untuk menyediakan layanan PAUD berkualitas yang fokus kepada murid. 

Jadi Artinya bahwa Fokus utama kita adalah murid fokus kedua adalah sumber daya manusia yang bertanggung jawab dan yang ketiga Bagaimana seluruh PAUD bekerja sama untuk menuju kualitas berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menuju kualitas dan menyadari bahwa kualitas harus segera diwujudkan karena jendela kesempatan anak distimulasi terbatas berikut beberapa referensi yang bisa diakses di sistem Selamat belajar selamat memutar video yang disediakan Semoga apa yang saya sampaikan ini dapat diperkaya secara mandiri oleh seluruh teman-temanas. Selamat belajar bagi yang pertama kali menyimak tentang Apa itu PAUD dan selamat menguatkan diri dalam memahami PAUD berkualitas bagi teman-teman asesor yang telah berpengalaman dan ahli bidang PAUD.

SESI 2 PAUD BERKUALITAS

Selamat datang di materi sesi dua tentang PAUD berkualitas

Di PAUD berkualitas kita ingin bersepakat bahwa untuk mencapai PAUD berkualitas ini harus menjadi misi bersama yaitu seluruh stakeholder, harus bersepakat bahwa tidak hanya guru dan anak PAUD saja yang harus berkonsentrasi dengan PAUD berkualitas tetapi orang tua dan seluruh masyarakat harus mampu turut serta menyediakan lingkungan belajar yang mampu menstimulasi anak dengan baik dan mengurangi berbagai macam gangguan yang bisa merusak upaya stimulasi pada anak.

Poin pertama yang harus kita perhatikan adalah tentang lingkungan belajar yang harus aman nyaman dan mampu memfasilitasi anak agar berkembang dengan utuh. Yang seperti apakah aman nyaman yang dimaksud ini? aman dan nyaman tidak hanya tentang sarana prasarananya saja, tetapi juga memperhatikan apa yang paling dibutuhkan oleh otak anak termasuk bagaimana orang-orang dewasa di sekitarnya mampu mengajak mereka berpikir kritis, berbicara positif dan menjadi pribadi growth mindset dari sejak usia dini.

Di PAUD berkualitas, kualitas layanan bukanlah semata-mata tentang sarana prasarana seperti yang di sampaikan sebelumnya namun yang harus dipastikan guru-guru pendamping sebagai orang dewasa yang akan memberikan pijakan dalam proses stimulasi bersama anak harus benar-benar mengerti apa sesungguhnya yang terjadi pada anak usia dini.

Artinya di usia-usia tipikal atau usia anak-anak tanpa kebutuhan khusus maka setiap anak sebenarnya mengalami fase-fase yang berbeda-beda sehingga di dalam sekelompok lingkungan belajar anak-anak harus diperhatikan kebutuhannya secara individual, namun dapat distimulasi bersama-sama untuk memberikan kemampuan pengembangan sosial emosional yang baik.

Pada pembahasan kedua Saya akan berbicara tentang apa saja prinsip tentang PAUD berkualitas. Terdapat tiga hal sbenarnya bahwa pembelajaran di PAUD harus fokus pada apa yang paling dibutuhkan anak. Artinya guru harus benar-benar tahu pada usia ini stimulasi yang paling dibutuhkan anak karena anak-anak di PAUD pada usia sekitar 2 hingga 6 tahun, dari taman bermain kelompok bermain kelompok A dan kelompok B di situ anak-anak memerlukan sebuah pembelajaran yang dirancang sesuai dengan tahapan perkembangannya.

Anak-anak akan nyaman mengembangkan diri jika stimulasi yang diberikan tidak terlalu sulit dan juga tidak terlalu mudah. Karena buat anak sesuatu yang terlalu mudah akan membosankan dan dia tidak mau melakukannya dan sesuatu yang terlampau sulit juga akan membuat mereka berhenti untuk melakukannya, sehingga guru-guru di PAUD harus mempunyai kejelian tersendiri tentang apa yang paling dibutuhkan anak-anak di PAUD.

Poin fokus kepada murid adalah poin utama yang harus menjadi perhatian
kita untuk melihat PAUD berkualitas. PAUD berkualitas juga memiliki sumber daya manusia guru yang reflektif dan kolaboratif. Artinya mereka akan terusmenerus melihat kembali pada hasil kerjanya bagaimana mereka telah mampu memberikan pijakan terbaik dan mendampingi tahapan anak untuk dikembangkan dalam rangka mencapai keterampilan-keterampilan pondasi.

Selain itu guru juga harus mampu berkolaboratif, artinya tugas dalam menstimulasi anak tidak bisa dilaksanakan secara individual. Teman-teman asesor semuanya akan dapat melihat di sekolah-sekolah yang sedang dinilai Apakah ada hubungan-hubungan yang baik antara guru dengan guru yang lainnya dan seluruh stakeholder yang lainnya seperti masyarakat dan penyelenggara sekolah untuk bersama-sama memperhatikan layanan lingkungan belajar yang berkualitas. Di sini guru juga perlu menjadi partner yang baik bagi orang tua ya yang

Ketiga adalah iklim sekolah atau iklim satuan belajar yang positif Artinya bahwa di sana anak-anak di PAUD diberikan pemandangan atau setting lingkungan yang aman untuk mereka bermain sehingga di dalam proses bermain tersebut anak-anak akan mendapatkan stimulasi sederhana Pada kurun waktu tertentu hingga mereka menemukan makna dan menjadikan rangkaian pembelajaran di masa paudnya Memberikan manfaat di kemudian hari terutama pada learning ability-nya atau kemampuan belajarnya.

Nah kesalah pahaman mengenai PAUD berkualitas Adalah fokus pada benda-benda atau fokus pada sarana prasarana, padahal sesungguhnya PAUD berkualitas tidak bisa diukur dengan seberapa banyak alat main yang disiapkan guru, seberapa luas halaman sekolah dan bagaimana ruang-ruang kelas di PAUD dimiliki oleh sebuah satuan pendidikan. Ada berbagai macam cara untuk memastikan stimulasi di sekolah tepat yang diberikan dengan tepat contohnya ada aturan ada formulasi untuk menyiapkan alat main yang cukup bagi sejumlah anak contohnya Tapi bukan berarti mempunyai alat main yang banyak bisa menjadi indikator bahwa suatu PAUD sudah disebut dengan berkualitas.

Tetapi bagaimana orang-orang dewasa di sekitarnya terutama guru mampu meletakkan membuat setting lingkungan atau menyiapkan lingkungan belajar yang mempunyai kekuatan untuk anak dapat belajar banyak. jadi kesalahpahaman mengenai PAUD berkualitas tidak hanya pada sarana prasarana saja yang harus berkualitas, atau dengan sarana prasarana yang berkualitas sudah cukup itu bisa disebut PAUD kualitas.

Tetapi sesungguhnya akan lebih banyak lagi nah cara satuan memenuhi kualitas harus dilaksanakan dengan berbagai macam cara. Di sini kita melihat bahwa urens dan prinsip PAUD sehingga penyelenggara PAUD paham betul Apa saja yang menjadi sebab seluruh PAUD di Indonesia perlu mengedepankan tentang kualitas PAUDN nya. Karena seperti pada sesi sebelumnya bahwa jendela kesempatan anak-anak untuk mendapatkan stimulasi tidak akan kembali lagi ke masa yang sudah Terlewatkan.

Sambungan-sambungan otak yang tidak pernah dilakukan oleh
guru-guru di PAUD akan menyebabkan anak-anak terpangkas. Sambungan Apa bagian dari otaknya sehingga jika itu terlalu sering terjadi pada fase jendela opportunity maka anak-anak tidak dapat berkembang dengan optimal. Setiap PAUD di PAUD berkualitas atau PAUD yang mengupayakan kualitas akan memiliki kecepatan masing-masing sehingga kami berharap bahwa asesor akan melihat suatu PAUD sebagai dirinya secara individual, maksudnya adalah bahwa kita tidak bisa membanding-bandingkan PAUD antara satu PAUD dengan PAUD yang lain hanya berdasarkan indikator-indikator tertentu.

Artinya bahwa jika kita melihat PAUD maka kita melihat seberapa sadar penyelenggara PAUD berupaya untuk mencapai kualitas daripada penyelenggara PAUD menyiapkan berbagai macam sarana prasarana memberikan guru-guru yang dengan berbagai macam kompetensi namun pada saat pelaksanaan pembelajaran di PAUD sesungguhnya anak-anak tidak menemukan makna pembelajaran yang seharusnya didapatkannya. Jadi Artinya bahwa pembelajaran di PAUD itu adalah kunci utama.

Iklim sekolah seperti yang kita sampaikan tadi juga diberikan atau juga dapat dikuasai oleh sekolah secara bertahap. Kita akan melihat iklim sekolah berdasarkan Bagaimana sekolah menghadirkan pelayanan pembelajaran yang aman. Bagaimana sekolah menciptakan suasana yang inklusi dalam arti bahwa bukan hanya anak-anak dengan anak-anak berkebutuhan khusus maupun anak-anak yang saja berada di dalam situ lingkungan belajar yang sama tetapi inklusi secara luas di mana inklusi dapat dilihat dari sudut pandan dari mana anak-anak berangkat dari rumahnya. Artinya berasal dari keluarga yang seperti apa ras yang seperti apa dan kondisi ekonomi sosial yang seperti apa jadi inklusi di sini adalah melihat keberagaman dan berbagai kemungkinan dari seorang anak sehingga stimulasi tidak bisa disandarkan pada satu kebutuhan saja tetapi harus holistik.

Ketiga kita juga ingin merayakan kebinekaan dengan inklusi Artinya bahwa di PAUD berkualitas sekolah-sekolah ini atau institusi pendidikan anak usia dini ini, guru akan menjadi satuan yang terbuka artinya mempunyai keleluasan dalam menerima berbagai kemungkinan baik secara kultural maupun secara ekonomi dan sosial.

Seperti pada pembahasan sebelumnya bahwa PAUD berkualitas itu merupakan misi bersama. Pada bagian video ini nanti akan ada sesi video motion yang sudah disiapkan oleh kementerian pendidikan yang bisa menjadi penguat bagi teman-teman untuk mengerti apa itu PAUD berkualitas.

Terdapat empat elemen dalam PAUD berkualitas Sehingga setiap satuan
yang akan teman-teman asesor temui harus menunjukkan Seberapa jauh mereka sudah melangkah untuk memenuhi empat elemen di bawah ini yaitu:

  1. Proses Pembelajaran Bermakna
  2. Kemitraan dengan Orang Tua
  3. Mendukung Pemenuhan Layanan Esensial AUD di Luar Pendidikan
  4. Kepemimpinan dan Pengelolaan Sumberdaya

Bagaimana guru-guru pendamping sebagai sumber daya manusia utama dalam pendidikan di PAUD mampu menyiapkan proses pembelajaran pembelajaran yang bermakna. Proses pembelajaran yang bermakna itu seperti apa nanti saya akan Tunjukkan contohnya di slide berikutnya.

Mendukung pemenuhan layanan esensial anak usia dini di luar pendidikan nah ini adalah additional. Artinya ini merupakan tahapan kolaborasi yang lebih jauh lagi bersama dengan seluruh stakeholder yang lain yang mempunyai hubungan dengan pendidikan anak usia dini terutama di Indonesia kita masih harus memperhatikan tentang gizi anak kesehatan anak perlindungan terhadap mereka pengasuhan yang aman dan pada aspek kesejahteraannya.

Elemen bahwa mendidik anak perlu kerja sama dengan berbagai macam lingkungan artinya berbagai macam stakeholder contohnya adalah kemitraan dengan orang tua. Guru tidak bisa membangun anak di sekolah namun kemudian ketika di rumah orang tuanya merobohkan bangunan tersebut. Sehingga perlu dipahamkan pada seluruh orang tua dari murid-murid di PAUD untuk juga ikut serta mempelajari pada tahapan apa anak-anak mereka berada sehingga ini akan memudahkan guru untuk dapat
mengoptimalkan waktu jendela kesempatan bagi anak untuk mengembangkan ranah otaknya.

Artinya kita harus melihat seluruh PAUD yang akan dinilai sebagai suatu satu institusi yang berdiri sendiri-sendiri. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya kita tidak bisa membandingkan antara satu PAUD dengan PAUD yang lainnya yang bisa kita pastikan bagaimana setiap PAUD mengupayakan elemen-elemen ini dilaksanakan di sekolahnya. kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya juga merupakan Salah satu hal utama yang menjadi indikator atau elemen utama mewujudkan PAUD berkualitas. Sebuah keniscayaan bagi sekolah PAUD atau institusi PAUD untuk berkembang jika mereka mempunyai pemimpin-pemimpin yang mampu meemanage atau mengatur seluruh proses pembelajaran di sekolahnya dengan baik.

artinya kepemimpinan atau tugas dari kepala sekolah tentunya dan juga
penyelenggara PAUD atau penyelenggara PAUD biasanya adalah Yayasan
pendidikannya artinya pengelola yayasan pendidikan bersama-sama untuk memperhatikan bahwa yang sedang dilatih atau dididik saat ini adalah anak-anak dalam masa urgen atau dalam masa criritikal, sehingga setiap Kembangan ingin menuju Pendidikan Anak Usia Dini berkualitas harus memperhatikan bahwa anak-anak yang sedang belajar di sekolah tersebut terus berjalan menuju usia yang selanjutnya. Sehingga jika kita mengupayakan kualitas maka kita juga harus merencanakannya dengan baik sehingga di masa tertentu sebuah pendidikan anak usia dini yang bermutu bertanggung jawab memberikan layanannya kepada masyarakat karena mereka terus menerus mengembangkan diri menuju kualitas.

Nah berikutalah kaitan dengan rapor pendidikan pada saat proses transformasi sekolah menuju berkualitas terdapat fase di mana di dalam proses itu juga dibaca oleh raport pendidikan, sehingga kualitas proses pembelajaran yang diberikan oleh guru perlu diperhatikan oleh seluruh guru atau tim guru bersama kepala sekolah. Sehingga tidak hanya menjadi tanggung jawab dari guru-guru kelas yang ada di tahapan-tahapan usia tertentu. Contoh guru di PAUD atau guru di play group atau kelompok bermain tidak hanya fokus sendiri dengan anak didiknya, tetapi dia bersama seluruh tim guru yang berada di sekolahnya juga dengan kepala sekolah merancang pembelajaran apa yang paling dibutuhkan oleh anak-anak di kelompok belajar.

Nah Oleh karena itu teman-teman asesor indikasi ini juga bisa menjadi cara kita melihat Apakah PAUD tersebut berjalan menuju kualitas atau tidak. Yang kedua seberapa baik hubungan sekolah bersama orang tua itu juga menjadi catatan yang penting untuk asesor melihat Bagaimana sekolah terbuka dan bekerja sama dan fokus hanya kepada kebutuhan peserta didiknya. Dengan ada kolaborasi ini bersama orang tua maka sekolah tidak hanya menyelamatkan perkembangan otak dari anak-anak di PAUD saja tetapi sesungguhnya juga memberikan kekuatan akan pendidikan orang tua yang baik pada seluruh orang tua wali murid yang ada di sekolahnya. Sehingga seperti pada prinsip pendidikan anak perlu kolaborasi perlu kerja sama tanpa batas untuk mampu mencapai PAUD berkualitas, mampu mencapai anak dengan kualitas yang baik, mampu mencapai anak-anak yang mampu belajar dan sukses di kemudian hari juga anak-anak yang sejahtera tentunya.

Ketiga kita juga bekerja sama dengan dukungan pemenuhan layanan esensial anak usia dini di luar pendidikan contohnya dengan Posyandu dengan puskesmas juga dengan berbagai macam institusi yang lain bahkan sebagian PAUD juga mempunyai kolaborasi dengan berbagai teaching school atau perguruan tinggi yang menyiapkan Pendidikan Anak Usia Dini. Kenapa dengan berkolaborasi bersama pihak-pihak H akademisi maka guru-guru di PAUD juga akan dapat belajar dan melihat bagaimana sebaiknya sebuah institusi pendidikan PAUD ini diselenggarakan. Sehingga apa yang mereka lakukan bukan merupakan taman bermain biasa atau Taman Belajar yang biasa saja tetapi taman belajar dan taman bermain yang mempunyai dasar akurasi dalam pembangunan anak.

Contoh yang keempat atau pada dimensi proses pengembangan PAUD yang keempat adalah pada proses kepemimpinan atau pada poin kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya pada kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya ini kita ingin bahwa seluruh kepala sekolah sebagai penanggung jawab penyelenggaraan pendidikan anak usia dini di satuan juga sesungguhnya mengerti dengan baik prinsip-prinsip layanan PAUD berkualitas dan mencoba untuk merancang sebuah langkah yang akan
mentransformasikan sebuah sekolah terus menerus meningkatkan kualitasnya.

Ketika teman-teman asesor kelak berjalan melihat dan membaca asesi atau sekolah-sekolah PAUD atau institusi pendidikan PAUD atau satuan PAUD maka kita seyogyanya melihat apa etiket baik dari penyelenggara sekolah tersebut. Jika mereka masih tahu apa yang mereka harus upayakan untuk mencapai kualitas maka kita bisa menilai sekolah itu menjadi sekolah yang bertanggung jawab. Artinya sekolah yang bertanggung jawab adalah sekolah yang paham betul bahwa pendidikan Anak Usia Dini adalah satu fase yang tidak bisa terulang lagi dan jika pendidikan yang mereka berikan tidak berkualitas maka kerusakan yang akan terjadi adalah pada apa yang mereka akan dapatkan di kemudian hari.

Artinya kalau kita melihat bagan ini Banyak sekali unsur yang perlu bekerja sama seluruh ekosistem penyelenggara layanan perlu bersama-sama bersepakat berjalan di satu misi yang sama bahwa anak-anak tidak bisa terulang kesempatannya lagi jika mereka sudah melampaui sehingga terus menerus setiap satuan pendidikan dan seluruh stakeholder bergegas mencapai kualitas Oleh karena itu teman-teman semuanya kita punya materi PAUD berkualitas ini, artinya setiap dari satuan pendidikan PAUD boleh mempunyai kecepatannya sendiri namun juga terukur Kapan mereka mencapai tujuan kualitasnya.

SESI 1 PAUD BERKUALITAS

Halo semuanya Selamat datang salam sejahtera untuk kita semua Selamat datang kepada Bapak Ibu asesor BAN PDM yang sedang mengikuti acara pelatihan dan penyegaran asesor. Nah saya akan memaparkan mengenai bagaimana sih PAUD berkualitas agar sebagai asesor nanti kita bisa mampu memotret apa-apa saja yang esensial dan kontekstual di sekolah PAUD.

Nah Apa itu PAUD Mari kita bahas bersama.
Beberapa teman asesor yang sudah terbiasa dengan menilai PAUD di Indonesia maka semua yang akan diskusikan hari ini atau saya sampaikan adalah teman-teman sudah mengerti, namun bagi teman-teman yang akan mulai menjadi asesor PAUD maka mari kita diskusikan dari awal apa itu PAUD dan apa urgency dari PAUD.

PAUD akan fokus memberikan stimulasi pada anak-anak di usia 0 hingga 6 tahun. Biasanya disebut dengan Baby House ya, atau pembelajaran di Baby House. Di Indonesia lazimnya PAUD akan dimulai di usia 2-3 tahun hingga 4 tahun dan berakhir di usia 6 tahun.

Di PAUD Beberapa stimulasi yang akan diberikan akan khusus membangun motorik anak, kognitif anak, dan sosial emosional di anak.Mari kita mempelajari tentang apa yang penelitian tentang otak membuktikan bahwa di usia 08 tahun adalah usia terbaik untuk anak berkembang otaknya.

Riset menyebutkan bahwa 0 hingga 4 tahun akan merupakan fase 50% pengembangan otak anak sehingga di usia 04 tahun setiap orang tua adalah guru utama yang akan memberikan stimulasi dan ketika anak masuk di PAUD di usia 3 atau 2 tahun maka guru-guru di PAUD merupakan guru tambahan yang harus mengerti bahwa mereka sedang menstimulasi anak-anak dengan kemampuan perkembangan otak yang tertinggi yaitu 50%.

Di usia 4 hingga 8 tahun kecepatan pengembangan otak terjadi ya jadi artinya di usia PAUD dan usia anak-anak harus mendapatkan perhatian terbaik Bagaimana otaknya distimulasi optimal. Kenapa karena jika
tidak terjadi stimulasi yang tepat maka tidak terjadi sambungan-sambungan yang tepat pula di dalam otaknya sehingga otak yang tidak tersimulasi akan pangkas.

Nah Artinya bahwa bila kita analogikan itu ketika lahir dengan jumlah otak terentu, itu sama dengan kita akan membangun rumah di sebidang tanah. Disebidang tanah, kita sebagai memilik tanah mempunyai semua keluasan untuk mengembangkan rumah. Artinya kalau di anak kita akan mempunyai keluasan untuk mengembangkan ranah anak.

Jadi Artinya kita yang membuat keputusan sekomplit apa sebuah rumah dibangun di sebidang tanah dan sekomplit apa pula anak-anak dapat dikembangkan di usia 0 hingga 8 tahun. Artinya bahwa anak usia dini atau Paud harus mampu memberikan semua fasilitas dan ikhtiar untuk menjadikan anak-anak yang di optimal perkembangan otaknya.

Di dunia pendidikan PAUD merupakan sebuah pijakan pertama dalam memulai fase pendidik jadi artinya anak-anak yang mengikuti pendidikan di PAUD maka harus diberikan haknya stimulasi sesuai dengan tahapan perkembangannya.

Nanti kita akan membahas tentang Apa itu PAUD berkualitas.
Anak usia dini kita ingin kesempatan atau jendela kesempatan yang terbuka di anak tidak disia-siakan oleh guru-guru utama yang bertemu dengan anak yaitu ayah dan ibu dan yang kedua adalah guru-guru di PAUD.

Selanjutnya saya akan membahas tentang Mengapa PAUD ini menjadi sangat esensial. Karena manusia dewasa siapapun dia akan sangat ditentukan oleh masa kecil teruutama bagi anak di usia PAUD jika tidak mampu kekuatan untuk pembangunan pondasi anak maka kelak anak-anak akan mengalami berbagai macam kesulitan dalam belajar. Seperti prakata bahwa kita tidak pernah tahu apa yang akan menjadi minat anak dan apa yang anak dapat pelajari di kemudian hari. Tetapi yang bisa kita pastikan adalah guru-guru di PAUD juga orang tua bagi anak-anak di usia PAUD harus mampu membangun mereka untuk mau belajar, cinta belajar, dan mampu belajar hingga mereka senang untuk melanjutkan terus belajar di fase-fase selanjutnya.

Tugas pendidik PAUD adalah memberikan pijakan awal bagi anak untuk lebih siap saat dikembangkan kemampuannya pada fase-fase berikutnya,
Oleh karena itu seluruh rangkaian rencana pembelajaran harus sangat
memperhatikan kepada apa yang paling dibutuhkan anak di usianya.

Ada dua usia di manusia yaitu usia kronologis dan usia biologis. Di mana usia biologis ditandai dengan umur 1,2,3,4, 5 tahun. Sedangkan usia kronologis adalah usia di mana anak mendapatkan stimulasi yang cukup sesuai dengan kebutuhannya sehingga kita kadang sering mendengar anak-anak yang sudah melampaui fase PAUD namun masih belum teroptimalkan.
pembangunannya sehingga ketika diberikan pembelajaran yang lebih rumit di masa akan datang atau di fase A, B, C di SD maupun SMP dan SMA mereka mengalami kendala.

Jadi Kesimpulannya adalah bagi seluruh teman-teman asesor mari kita
baca bersama-sama PAUD berkualitas yang seperti apa yang seharusnya hadir untuk membangun dan melayani anak-anak bangsa kita terima kasih.