SESI 3 PAUD BERKUALITAS

Selamat datang di materi sesi ketiga tentang memahami ciri PAUD berkualitas

Seperti pada sesi 1 dan 2 sudah kita bahas tentang sebenarnya apa sih PAUD yang berkualitas itu?

Kita ingin menghadirkan sebuah PAUD yang menjunjung tinggi hal yang paling dibutuhkan anak untuk belajar di dalam PAUD berkualitas.  Ada dua hal yang ingin saya sampaikan kepada teman-teman asesor yaitu harus tercermin bagaimana anak-anak belajar dengan senang.  Artinya bahwa di dalam proses pembangunan anak tidak boleh mengalami trauma atau ketidaknyamanan dalam belajar, sehingga dalam menyampaikan stimulasi guru guru harus grow mindset artinya positive thinking dan juga berbicara positif.  Jadi dengan begitu Ketika teman-teman nanti visitasi kesekolah di PAUD kita bisa cek bagaimana cara orang-orang dewasa di sekitar PAUD tersebut atau guru-guru pendamping juga penyelenggara sekolah menyampaikan pendapatnya dan berbicara ketika mereka mempunyai bicara positif yang baik. 

Maka sesungguhnya mereka sudah masuk kepada fase mengerti dalam menyelenggarakan berkualitas yang kedua adalah lear with me artinya segala bentuk stimulasi atau pembelajaran yang dirancang di PAUD harus memiliki Ar, maksudnya guru yang mendampingi anak harus terus-menerus memberikan pijakan serta menjelaskan segala konsep yang ingin mereka berikan pada anak.  Oleh karena itu guru-gurunya tentu harus canggih atau mampu terus belajar merancang sesuai dengan kebutuhan anak di kelasnya yang bermacam-macam atau pada tahapan yang berbeda-beda.

Kembali lagi kita tekankan tentang elemen pertama dalam PAUD berkualitas tentang kualitas proses pembelajaran di sini terdapat kurikulum terdapat pilihan pendekatan pelajaran Ataupun pendekatan pembelajaran tentunya telah mendapatkan latihan atau melampaui sebuah uji coba ilmiah yang baik.  Jadi ketika sebuah PAUD melaksanakan atau memilih salah satu pendekatan pembelajaran, inti utama yang harus kita perhatikan sebagai asesor adalah bagaimana guru melaksanakan pendekatan pembelajaran itu dengan benar dan bagaimana pendekatan pembelajaran tersebut dapat dihadirkan sesuai dengan aturan atau cara yang terbaik yang diberikan atau yang yang diaturkan di dalam pendekatan Pelajaran.  Contoh jika kita memilih salah satu pendekatan pembelajaran contoh saja sentra,  maka sentra yang baik adalah sentra yang seluruh penyelenggaraannya mengikuti aturan-aturan pada saat menahan sentra.  Contoh pendekatan pembelajaran mantesori maka seluruh rangkaian stimulasi yang diberikan pada anak juga mengikuti aturan dan mengikuti cara dari pendekatan pembelajaran Sentral. 

Intinya adalah pendekatan pembelajaran secanggih apapun tidak akan memberikan makna jika orang dewasa yang mendampingi atau guru utama tidak bisa mewujudkan lingkungan pembelajaran yang benar di dalam setiap proses kualitas pembelajaran kita juga memperhatikan tujuan pembelajaran maka guru-guru harus mampu menyebutkan,  menunjukkan pada siapun juga yang hadir di Pendidikan Anak Usia Dini atau di satuan tersebut tentang tujuan setiap dari kelas atau kelompok belajarnya.  Jika mereka mampu menjawab dan menunjukkan apa saja tujuan pembelajaran pada setiap fasenya maka sesungguhnya mereka juga dapat dinilai sebagai guru-guru yang dapat rancang sendiri pembelajarannya.  Artinya banyak kita bisa melihat sekolah atau institusi pendidikan atau satuan pendidikan PAUD yang hanya copy paste atau ambil dari yang rancangan-rancang sekolah yang lain maka itu bisa kita cross check.  Ketika satuan pendidikan itu mampu gurunya mampu membangun proses pembelajaran sendiri, maka nanti kita selalu bisa cek bahwa seluruh rangkaian pembelajarannya merefleksikan anak-anak yang pada saat itu ada di kelasnya.  Artinya proses pembelajaran ini akan terus berkembang dan disesuaikan dengan kebutuhan anak.

Fokus utama dari proses pembelajaran ini adalah anak anak ada di tahapan apa di situlah seluruh proses pembelajaran di susun berikut dengan tujuannya ya pada proses ini juga guru-guru perlu mampu merefleksikan bagaimana caranya mereka menilai anak-anak di PAUD.  Artinya kepiawaian dari guru dalam menilai anak atau kalau di dunia PAUD kita disebutnya adalah membaca anak,  itu juga menunjukkan seberapa banyak mereka mengerti tentang teori PAUD dan mereka mengerti sekali tentang fase anak atau tahapan perkembangan anak dan bagaimana mereka menghadapi urgeny dari PAUD bermutu.  Artinya untuk mencapai PAUD bermutu atau Paud berkualitas guru-guru harus tahu persis tentang bagaimana cara melaksananya melaksanakannya. 

Jika itu bisa kita baca dari pada saat proses akreditasi maka sesungguhnya PAUD tersebut sedang berjalan menuju kualitas beberapa PAUD dengan setting lingkungan yang baik belum tentu sesungguhnya menstimulasi anak dengan tepat.   Contohnya seperti terdapat anak-anak yang bermain yang menggunakan berbagai bahan bekas maupun dari alam dari daun dan lain sebagainya,  di situ mereka mencoba untuk mengkreasikan menuangkan seluruh imajinasi dan menjadikan seluruh proses kerja hari itu atau pembelajaran hari itu  mempunyai makna pada saat mereka melakukan stimulasi.  Pada poin ini kita bisa melihat anak-anak bisa didampingi oleh guru dengan bertanya dengan memberikan pijakan pada saat main.

Mari kita lihat kedua gambar ini ya di sini kita bisa lihat bahwa anak-anak yang diberikan materi belajar yang luas berupa daun-daun dan tutup botol.   Cntohnya Ini ya, kita bisa melihat bahwa mereka mempunyai kemungkinan eksplorasi yang banyak mereka bisa belajar berhitung mereka bisa membuat karya atau membuat menuangkan imajinasi mereka dalam bentuk-bentuk tertentu di sini yang paling dibutuhkan adalah bagaimana guru-guru mampu mendampingi mereka ketika mereka bermain.  Sementara pada gambar anak yang sedang menulis di Lembar kerja ini menunjukkan bahwa mereka distimulasi dengan keterbatasan,  artinya hanya ada dua unsur saja di sini yang sedang mereka mainkan yaitu pensil dan kertas dengan gambar sementara di gambar yang satunya kita bisa melihat warna bisa melihat tekstur dan mereka main berkolaborasi atau bersama-sama di dalam satu lingkungan belajar atau satu setting meja belajar.

Di sini kita bisa melihat bahwa kegiatan yang di sebelah kiri atau yang anak-anak diberikan kesempatan bermain luas itu lebih baik dan daripada anak-anak dengan lembar kerja.  Jadi artinya teman-teman asesor kalau masih bisa menemukan lembar kerja di sebuah PAUD maka kita bisa membuat penilaian bahwa sekolah tersebut atau Paud tersebut perlu dipahamkan dan dibantu untuk bergerak ke PAUD berkualitas.  Nah mana kegiatan yang lebih mencerminkan belajar secara kontekstual ya Dari sini kita bisa melihat sekali lagi yang menggunakan LK atau lembar kerja dan pena itu terbatas dengan batas-batas kegiatan yang hanya ada di dalam kertas tersebut atau di Lembar kerja tersebut,  namun di gambar yang sesudahnya yaitu anak-anak main peran main pura-pura pergi ke pasar melihat berbagai macam warna sayur-mayur dan lain sebagainya ini dan berinteraksi, siapa yang berperan sebagai penjual Siapa yang berperan sebagai pembeli.  Ini memberikan banyak sekali stimulasi di otak mereka sehingga pada masa kegiatan belajar itu menjadi sesuatu momen yang baik buat mereka optimal perkembangan.

Nah elemen kedua dalam PAUD berkualitas kita bahas lagi tentang kemitraan dengan orang tua sebelumnya sudah di jelaskan pada sesi yang kedua,  bahwa kolaborasi dengan orang tua adalah sebuah keniscayaan bahkan proses akreditasi kita juga menjunjung tinggi poin ini.  Artinya sebuah sekolah yang bekerja sama dengan baik dengan orang tua maka dapat kita nyatakan sebagai sebuah sekolah atau sebuah satuan pendidikan anak usia dini yang sedang berjalan menuju kualitas kemitraan yang seperti apa yang dimaksud di sini bahwa kemitraan yang dimaksud di sini adalah memahamkan pada seluruh anggota komuniti di dalam satuan pendidikan baik guru bersama keluarganya maupun anak bersama keluarganya dan lingkungan di sekitar sekolahnya.  Bahwa sekolah sedang bersungguh-sungguh dalam memberikan stimulasi pada anak sehingga sebagai satuan pendidikan yang menuju kualitas dan menjunjung tinggi kualitas maka akan melibatkan orang tua melibatkan masyarakat di sekitar sekolah untuk bersama-sama terus-menerus menambahkan pengetahuan tentang bagaimana menjadi bagian dari perkembangan pendidikan anak.  Jadi tidak hanya orang tua yang dimaksud adalah orang tua kandung yang melahirkan anak-anak tersebut tapi siapun juga di dalam keluarga anak yang mempunyai akses terhadap anak juga merupakan bagian dari kemitraan dengan orang tua. 

Tidak jarang di Indonesia anak-anak dititipkan pada kakek dan neneknya atau pada Extended family atau keluarga di sekitarnya atau kerabat di sekitarnya,  artinya sekolah terus menerus menyampaikan kepada mereka tentang apa yang paling diperlukan anak untuk menjadi sukses untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat untuk mampu bersemangat dan terbuka cakrawalanya dan terus menerus mengembangkan diri di kemudian hari.  Sehingga ketika dipahamkan oleh seluruh orang tua dan juga masyarakat maka sekolah akan jauh lebih mudah dan terdukung dengan baik untuk dapat mencapai tujuan pembelajarannya jadi kemitraan dengan orang tua ini sangatlah esensial.  Berikut contoh kegiatan kemitraan dengan orang tua teman-teman bisa melihat secara langsung pada gambar-gambar ini semua.  Seperti contohnya pada gambar di kiri bawah ini kita bisa melihat sepasang suami istri ayah dan ibu bersama-sama duduk bersama guru pendamping pada saat menerima rapor contohnya atau guru terus menerus bertemu dengan kedua orang tua dan membicarakan secara serius tentang perkembangan anaknya.

Inilah salah satu upaya bahwa kemitraan bersama orang tua menjadi sesuatu yang sangat esensial,  guru tahu persis di mana tahapan murid-muridnya namun orang tua yang di rumah tidak tahu apa yang sesungguhnya mereka butuhkan untuk diberikan kepada anak-anak mereka, dalam artian dukungan stimulasi yang bermakna.   Contoh membacakan buku seperti pada gambar,  sekolah yang bermutu atau sekolah yang berkualitas akan mengajarkan kepada seluruh orang tua wali murid menyampaikan bahwa keaksaraan atau pengembangan literasi yang sangat penting untuk anak tidak hanya bisa dibangun di sekolah tapi terutama perlu dibangun di rumah.   Karena jumlah waktu anak bersama orang tua di rumah lebih panjang daripada ketika mereka berada di sekolah,  di sini kita bisa melihat keterlibatan orang tua dalam berbagai macam aktivitas ini tidak terbatas pada empat gambar ini.  Teman-teman semuanya silakan bereksplorasi di sana ketika sebuah sekolah mempunyai program-program yang baik bersama orang tua sama dengan mereka menuju kualitas.

Elemen ketiga dalam PAUD berkualitas adalah dukungan pemenuhan layanan esensial anak usia dini di luar pendidikaN.   Apakah satuan perlu memenuhi delapan indikator layanan esensial anak usia dini sendirian?  tidak ya pertanyaan yang di sebelah kanan ini tidak,  artinya kolaborasi sama seluruh layanan anak usia dini di luar sana merupakan bagian dari Network atau bagian dari lingkar kerja sama dari sekolah yang harus terus-menerus dipastikan oleh Kepala Sekolah oleh penyelenggara sekolah dan juga oleh guru sehingga secara holistik anak-anak mampu dijaga kesejahteraannya dijaga pembangunan otaknya dan yang terakhir adalah tercapai tujuan pendidikannya.

Nah berikut tujuan contoh kegiatan yang bisa merefleksikan tentang bagaimana menuju berkualitas itu salah satunya adalah memperhatikan aspek holistik integratif yaitu sama dengan pihak-pihak di luar sekolah,  ini teman-teman bisa mempelajarinya dan nanti juga akan ada video yang selalu bisa teman-teman putar kembali tentang apa sih itu PAUD berkualitas dan juga nanti bisa melihat pada buku-buku panduan yang telah disiapkan oleh Kementerian Pendidikan tentunya. 

Nah berikut adalah elemen keempat pada PAUD berkualitas di sini kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya bahwa pada PAUD berkualitas ketersediaan sarana- prasarana esensial itu tetap harus ada bagaimana mereka diletakkan dengan aman dan nyaman bagi anak untuk mempergunakannya juga harus menjadi focus.  Iklim aman yang dimaksud pada poin ini adalah secara fisik dan psikis artinya apa, bahwa ketika mereka di distimulasi di sekolah baik secara motorik maupun secara verbal dengan menggunakan bahasa semuanya memperhatikan kebutuhan untuk anak berkembang otaknya dengan optimal,  artinya tidak bisa anak diberikan sebuah rangkaian alat bermain yang canggih tetapi guru guru yang mendampinginya tidak bicara positif contohnya.   

Maka teman-teman asesor bisa memperhatikan poin ini,  jadi artinya nanti bisa dilihat apakah sebuah sekolah sedang berjalan menuju berkualitas atau merupakan PAUD yang berkualitas salah satunya adalah bagaimana mereka mampu menghadirkan iklim yang aman kemudian iklim inklusif seperti yang sudah saya bahas sebelumnya,  bahwa setiap anak membutuhkan kebutuhan atau fokus stimulasi sesuai dengan tahapan perkembangannya dan setiap anak melampaui perjalanan kehidupannya sejak lahir hingga berada di PAUD dengan berbagai macam kondisi yang berbeda.  Sehingga guru harus mampu mencatat dan menjaga bagaimana selanjutnya anak-anak terus bertumbuh dengan kesempatan yang sama namun disesuaikan kebutuhannya sesuai dengan kondisi setiap individu. 

Maka kalau guru-guru di PAUD biasanya menyiapkan rancangan pembelajaran untuk satu kelas maka di sekolah yang menjunjung tinggi iklim inklusif juga mempersiapkan RPP atau rancangan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap individu tentunya, bagaimana mempersiapkannya sesuai dengan kemampuan sumber daya guru yang bersangkutan kemudian adanya iklim partisipatif,  jadi artinya terdapat tiga sentra pendidikan guru-guru yang mampu mendidik tidak hanya guru di sekolah tapi paling utama adalah guru di rumah yaitu orang tua dan orang dewasa di sekitar anak di lingkungan rumahnya dan yang ketiga adalah Masyarakat, jadi artinya bagaimana PAUD berkolaborasi dan bergaul dengan masyarakat di sekitarnya itu juga menjadi poin penting bagi kita yang sedang membaca PAUD berkualitas.  Bagaimana mereka mampu meyakinkan dan mampu bersepakat dengan masyarakat di sekitarnya bahwa kami sedang mendidik anak-anak masa depan tolong bekerja sama dengan kami untuk menghadirkan hal itu contohnya adalah sebuah satuan pendidikan yang berada di depan jalan raya yang ramai contohnya,  bagaimana mereka bisa meletakkan tanda-tanda yang memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitarnya untuk berkendara lebih lambat, bagaimana Tetangga dari sekolah contohnya juga menghormati bahwa ada anak-anak yang sedang belajar di satuan tersebut sehingga mereka juga menjaga ketentraman juga menjaga keamanan serta menjaga visual-visual yang paling dibutuhkan oleh anak karena contoh kita tidak jarang akan mungkin harus melihat atau membaca PAUD yang berada di tengah-tengah lingkungan pasar contohnya

Tapi PAUD yang baik, mereka akan berbicara dengan sekitarnya dan meyakinkan bahwa kalian adalah bagian dari PR sentra pendidikan atau tiga sentra Pendidikan.  Artinya kita perlu berkolaborasi kita sedang membesarkan anak bangsa contohnya seperti itu,  kemudian pengelolaan sumber daya melalui perencanaan berbasis data artinya sumber daya yang seperti apa yang kita akan bahas di sini berbagai macam. jadi artinya bagaimana guru terus-menerus ditingkatkan kualitas pemahamannya tentang pendidikan anak PUAD ini bagaimana guru terus dilatih untuk dapat mendampingi anak-anak dengan verbal dan visual yang positif contohnya,  sehingga mereka nanti mampu merancang sebuah proses pembelajaran yang aman sebuah proses pembelajaran yang memperhatikan bacaan setiap tahapan perkembangan anak. 

Pada poin ini sumber daya manusia yang ada di sekolah atau guru sebagai sumber daya manusia di sekolah perlu dipahamkan tentang bagaimana kita merencanakan program yang benar,  tentunya teman-teman sesor kita melihat ini tidak hanya dokumen yang akan kita cek,  tetapi bagaimana guru-guru tersebut mempersiapkannya dan apakah itu sesuai dengan anak-anak yang ada berada di kelas saat itu sehingga seharusnya sebuah rancangan pembelajaran atau seluruh perencanaan dari pelaksanaan pendidikan anak usia dini yang berkualitas akan terus menerus berkembang dan berubah sesuai dengan fokus anak Pada tahapan pembelajaran dilaksanakan.  Jika ada yang copy paste, artinya yang dipakai untuk 2018 akan digunakan juga untuk di 2024, artinya kita mesti bertanya apakah betul Mereka melaksanakan pendidikan berkitas contohnya,  kemudian refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru artinya ketika proses asment pada anak atau proses penilaian pada anak anak dilakukan dengan seluruh kaidah yang benar maka guru akan terus-menerus dapat memperbaiki proses-proses yang terlewat.   

Seperti yang saya sampaikan tentang pentingnya urgensi PAUD berkualitas bahwa pada proses kita melaksanakan pembelajaran di PAUD sama dengan kita juga sedang mengupayakan berbagai macam hutang pengasuhan yang keliru dan jika itu terjadi maka kita akan cepat mengejarnya karena kita terus-menerus melakukan asesmen pada anak-anak yang berada di depan kita. 

Sebelum kita akhiri diskusi kita pada sesi ketiga ini Mari kita refleksi Apakah proses sebuah satuan pendidikan anak usinya Dini dalam menyediakan layanan PAUD berkualitas akan seragam nah ini akan bergantung kepada pemahaman kita terhadap seluruh rangkaian diskusi tentang PAUD berkualitas hari ini dan apakah penerapan dari PAUD berkualitas akan seragam antara ratusan ribu PAUD yang ada di Indonesia poin terpenting dari seluruh rangkaian diskusi kita adalah bahwa yang paling kita butuhkan adalah untuk mencapai PAUD berkualitas adalah adanya kesadaran bagi seluruh satuan pendidikan anak usia dini di Indonesia ini berikut dengan seluruh stakeholdernya bahwa kita semuanya jalan menuju kualitas untuk menyediakan layanan PAUD berkualitas yang fokus kepada murid. 

Jadi Artinya bahwa Fokus utama kita adalah murid fokus kedua adalah sumber daya manusia yang bertanggung jawab dan yang ketiga Bagaimana seluruh PAUD bekerja sama untuk menuju kualitas berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menuju kualitas dan menyadari bahwa kualitas harus segera diwujudkan karena jendela kesempatan anak distimulasi terbatas berikut beberapa referensi yang bisa diakses di sistem Selamat belajar selamat memutar video yang disediakan Semoga apa yang saya sampaikan ini dapat diperkaya secara mandiri oleh seluruh teman-temanas. Selamat belajar bagi yang pertama kali menyimak tentang Apa itu PAUD dan selamat menguatkan diri dalam memahami PAUD berkualitas bagi teman-teman asesor yang telah berpengalaman dan ahli bidang PAUD.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *