Tag Archives: Tuogas Pokok Pengawas Sekolah

Tugas Pokok Pengawas Sekolah Terbaru

Tugas pokok pengawas sekolah berdasarkan Permenpan-RB No 21 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya, dijelaskan bahwa tugas pokok Pengawas Sekolah adalah melaksanakan pengawasan akademik dan manajerial yang terdiri dari pembinaan, pemantauan, penilaian, dan pembingan dan pelatihan (Bimlat). Perlu diketahui bahwa peraturan tersebut telah dicabut dengan terbitnya Permenpan-RB Nomor 1 Tahun 2023.

Menyikapi hal tersebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melahirkan Peraturan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 4831/B/HK.03.01/2023 tentang Peran Pengawas Sekolah dalam Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar pada Satuan Pendidikan. Peraturan Direktur Jenderal ini merupakan pedoman bagi Pengawas Sekolah untuk melaksanakan fungsi pengawasan melalui kegiatan Pendampingan pada Satuan Pendidikan yang menerapkan Kurikulum Merdeka maupun Kurikulum 2013.

Kegiatan Pendampingan pengawas sekolah dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik sebagai implementasi kebijakan merdeka belajar. Kegiatan Pendampingan dimaksud bertujuan untuk: 1) menciptakan budaya kolaborasi dengan Kepala Sekolah, warga Satuan Pendidikan, dan masyarakat secara berkelanjutan dalam mengembangkan program pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik; 2) mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif; 3) membangun budaya refleksi dalam pengembangan warga Satuan Pendidikan dan pengelolaan program Satuan Pendidikan; dan 4) meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik.

Pendampingan pengawas sekolah dilaksanakan dalam siklus Pendampingan dengan tahapan sebagai berikut:
a. Perencanaan Pendampingan Satuan Pendidikan;
b. Pendampingan terhadap perencanaan program Satuan Pendidikan;
c. Pendampingan terhadap pelaksanaan program Satuan Pendidikan; dan
d. Pelaporan Pendampingan.

Penjelasan terkait tugas pendampingan pengawas sekolah sebagai berikut:

A. Tugas Pengawas Sekolah dalam Perencanaan Pendampingan Satuan Pendidikan

Tugas Pengawas Sekolah dalam menjalankan tahapan perencanaan Pendampingan terhadap Satuan Pendidikan setidaknya melakukan aktivitas sebagai berikut:

  1. Mengidentifikasi komitmen perubahan kepala sekolah dengan menggali tingkat kapasitas kepemimpinan perubahan dan tingkat kesadaran kepala sekolah untuk melakukan refleksi;
  2. Menentukan strategi Pendampingan yang tepat bagi masing- masing Satuan Pendidikan berdasarkan hasil refleksi;
  3. Menentukan metode Pendampingan yang tepat sesuai dengan strategi Pendampingan dan program kerja masing- masing Satuan Pendidikan;
  4. Menyusun dokumen Rencana Pendampingan yang memuat: a) daftar Satuan Pendidikan yang didampingi; b) strategi dan metode pendampingan bagi masing-masing Satuan Pendidikan; dan c) Skala prioritas Pendampingan berdasarkan kebutuhan Pendampingan masing-masing Satuan Pendidikan;
  5. Dalam hal jumlah Pengawas Sekolah terbatas dan jumlah Satuan Pendidikan yang didampingi melebihi rasio ideal, Pengawas Sekolah dapat melakukan perencanaan Pendampingan yang adaptif dengan memanfaatkan teknologi atau alat bantu lain yang relevan; dan
  6. Mengirimkan dokumen Rencana Pendampingan yang telah disusun kepada Dinas Pendidikan.

B. Tugas Pengawas Sekolah dalam Pendampingan terhadap perencanaan program Satuan Pendidikan

Tugas Pengawas Sekolah dalam menjalankan tahapan Pendampingan terhadap perencanaan program Satuan Pendidikan dapat melakukan aktivitas setidaknya sebagai berikut:

  1. Melakukan refleksi bersama Kepala Sekolah untuk mendalami kondisi Satuan Pendidikan, menggali akar masalah serta area yang memerlukan pembenahan, dan mendiskusikan pilihan rekomendasi prioritas pada rapor pendidikan;
  2. Melibatkan warga Satuan Pendidikan lainnya guna mendalami dan memperkaya temuan informasi yang didapatkan dari hasil refleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 1;
  3. Menerapkan metode Pendampingan dalam membersamai Kepala Sekolah menyusun rencana program kerja dan anggaran Satuan Pendidikan sesuai dengan hasil refleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 1;
  4. Menginformasikan rencana program kerja Satuan Pendidikan dampingan yang telah disusun bersama Kepala Sekolah kepada Dinas Pendidikan dengan cara yang disesuaikan kebutuhan serta karakteristik budaya setempat; dan
  5. Mendorong Dinas Pendidikan untuk memberikan dukungan bagi masing-masing Satuan Pendidikan, dalam pelaksanaan program kerja Satuan Pendidikan.

C. Pendampingan terhadap pelaksanaan program Satuan Pendidikan

Pengawas Sekolah dalam menjalankan tahapan Pendampingan terhadap pelaksanaan program Satuan Pendidikan dapat melakukan aktivitas paling sedikit sebagai berikut:

  1. Melakukan refleksi bersama Kepala Sekolah serta memberikan umpan balik secara berkala guna memonitor pelaksanaan dan kemajuan program Satuan Pendidikan;
  2. Menerapkan metode Pendampingan dalam rangka membersamai Kepala Sekolah melaksanakan program kerja Satuan Pendidikan yang telah disusun;
  3. Mendampingi Kepala Sekolah dalam melaksanakan kegiatan unjuk kerja pelaksanaan program Satuan Pendidikan; dan
  4. Menginformasikan perkembangan dan/atau capaian keterlaksanaan program Satuan Pendidikan kepada Dinas Pendidikan secara berkala, selama program kerja berlangsung.

D. Pelaporan Pendampingan

Pengawas Sekolah dalam menjalankan tahapan pelaporan Pendampingan paling sedikit melakukan kegiatan:

  1. Menyusun laporan hasil Pendampingan sekurang- kurangnya memuat: 1) deskripsi komitmen perubahan, sebelum dan sesudah pelaksanaan Pendampingan; 2) hasil evaluasi atas pelaksanaan Pendampingan; dan 3) rekomendasi dukungan yang diperlukan dari Dinas Pendidikan;
  2. Melaporkan laporan hasil Pendampingan kepada Dinas Pendidikan;
  3. Menjalin komunikasi dengan Dinas Pendidikan dalam rangka mengadvokasi rencana tindak lanjut atas rekomendasi yang dimuat dalam dokumen laporan Pendampingan;
  4. Membuat karya refleksi Pendampingan dalam bentuk tulisan, artikel, dan/atau video praktik baik untuk dipublikasikan pada platform yang dikembangkan oleh Kementerian dan/atau organisasi profesi; dan
  5. Memanfaatkan data dan informasi yang dimuat dalam laporan Pendampingan sebagai referensi tambahan dalam menyusun perencanaan Pendampingan Satuan Pendidikan periode berikutnya.